kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.004.000   -55.000   -1,80%
  • USD/IDR 16.985   10,00   0,06%
  • IDX 7.337   -248,32   -3,27%
  • KOMPAS100 1.020   -39,17   -3,70%
  • LQ45 751   -25,47   -3,28%
  • ISSI 257   -9,75   -3,65%
  • IDX30 397   -12,77   -3,11%
  • IDXHIDIV20 493   -13,82   -2,73%
  • IDX80 115   -4,19   -3,52%
  • IDXV30 133   -4,17   -3,04%
  • IDXQ30 129   -4,15   -3,13%

Kementerian ESDM Akui Ketahanan Bahan Bakar PLTU 6 Hari Masuk Skala Tidak Aman


Senin, 09 Maret 2026 / 21:12 WIB
Kementerian ESDM Akui Ketahanan Bahan Bakar PLTU 6 Hari Masuk Skala Tidak Aman
ILUSTRASI. Kementerian ESDM akui ketahanan stok batu bara PLTU nasional cuma 6 hari, jauh dari aman. Ini penyebab krisis pasokan yang mengancam. (DOK/Paiton)


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Dirjen Minerba Tri Winarno mengakui bahwa Hari Operasi Pembangkit (HOP) listrik atau ketahanan stok bahan bakar (batubara) PLTU telah menyentuh 6 hari. Artinya, pasokan PLTU tidak aman.

“Sebenarnya sudah gak aman itu, tapi kita bareng-bareng sama PLN (memenuhi kebutuhan batubara),” ungkap Tri saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin (09/03/2026).

Di sisi lain, Tri menyebut bahwa penugasan supplier batubara dari Kementerian ESDM untuk PLTU akan berjalan berdasarkan pada permintaan dari PLN.

“Prinsipnya, penugasan apapun itu kan PLN yang minta ke kami, bukan kami yang propose (ke PLN). Jadi PLN yang minta,” ungkap Tri.

Baca Juga: PLN Ungkap Ketahanan Bahan Bakar PLTU Tanjung Jati B dan PLTU Batang di Atas 10 Hari

Lebih lanjut, Tri bilang perubahan harga batubara untuk Domestic Market Obligation (DMO) belum berlaku tahun ini. Alias masih berlaku harga US$ 70 per ton batubara untuk DMO.

“Belum, belum,” tambahnya.

PT Paiton Energy, perusahaan yang mengoperasikan PLTU Paiton, sebelumnya mengungkap adanya peningkatan permintaan produksi listrik dari PLN jauh melebihi rencana sebelumnya.

Chief Financial Officer (CFO) PT Paiton Energy, Bayu Anggoro Widyanto mengatakan kondisi ini menyebabkan tingkat konsumsi batubara meningkat secara signifikan. Sehingga stokbatu bara menurun dengan cepat dan memaksa pihaknya melakukan penyesuaian pada tingkat produksi.

Per hari ini, Jumat (06/03/2026), Hari Operasi Pembangkit (HOP) listrik atau ketahanan stok bahan bakar (batubara) PLTU Paiton telah menyentuh angka 6 hari.

“Per hari ini, stok batubara PLTU Paiton Energy berada pada kisaran 6 hari HOP,” ungkapnya kepada Kontan, Jumat (06/03/2026).

Di sisi lain, Bayu menyebut saat ini terdapat beberapa kendala cuaca yang sempat menyebabkan keterlambatan pengiriman batu bara ke PLTU Paiton. Namun secara umum, pasokan batu bara ke PLTU masih berlangsung sesuai dengan rencana pengiriman yang telah disepakati dengan pemasok.

Baca Juga: Pasokan Batubara PLTU Terbesar di Asia Tenggara Terdampak Pemangkasan RKAB

“Permasalahan utama yang kami hadapi saat ini adalah tingginya permintaan produksi listrik dari PLN yang jauh melebihi perencanaan operasi PLN sebelumnya,” kata dia.

Adapun terkait pasokan batubara, Bayu mengakui bahwa pasokan batubara yang diterima PLTU Paiton masih berada di bawah kebutuhan yang diperlukan.

“Apabila tingkat permintaan produksi listrik dari PLN tetap tinggi hingga akhir tahun, maka kebutuhan batubara PLTU Paiton Energy diperkirakan mencapai sekitar 9 juta ton. Sementara itu, volume batubara yang telah terkontrak saat ini hanya sekitar 6,7 juta ton, sehingga masih terdapat potensi kekurangan pasokan yang cukup signifikan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×