kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Fokus sektor e-commerce, Sentral Mitra (LUCK) bidik pendapatan Rp 135 miliar di 2021


Minggu, 27 Desember 2020 / 13:31 WIB
Fokus sektor e-commerce, Sentral Mitra (LUCK) bidik pendapatan Rp 135 miliar di 2021
ILUSTRASI. Kuartal III 2019, Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) raih peningkatan dan laba. KONTAN/Amalia Fitri


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten solusi percetakan dan dokumen serta penjualan produk teknologi informasi, PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) menetapkan target laba bersih di kisaran Rp 12 miliar dan membidik angka penjualan sebesar Rp135 miliar tahun depan.

Josephine Handayani Hidajat, Direktur Utama PT Sentral Mitra Informatika Tbk menjelaskan pihaknya akan menjadikan sektor e-commerce sebagai fokus tahun depan.

"Kami akan meluncurkan platform e-commerce kuartal II tahun depan. Kami juga melakukan pengembangan pasar 3D printer, karena kebutuhan produk ini serta dan 3D scanner mulai tumbuh pada 2020," ujarnya dalam paparan publik virtual, Rabu (23/12) lalu.

Lebih lanjut, platform e-commerce ini akan digunakan terkait pengadaan barang pemerintah atau SIKAP dan sekolah atau SIPlah. Dengan demikian, model bisnis pengembangan e-commerce ini berjenis bussiness to government (B2G). Ia mengatakan, proses peluncuran platform tersebut akan dilakukan pada kuartal II-2021.

Baca Juga: Sentral Mitra Informatika (LUCK) mengalokasikan capex Rp 7,5 miliar pada 2021

Josephine menuturkan, pihaknya turut mengamati kegiatan work from home (WFH) di masa pandemi, yang telah menciptakan peluang di luar bisnis mesin cetak (printer) perkantoran.

Tak hanya itu, peningkatan kebutuhan percetakan sesuai standar security office untuk karyawan yang bekerja dari rumah juga menjadi fokus bisnis lain yang ingin dikembangkan.

Josephine menjelaskan, LUCK juga telah resmi bergandengan dengan Alibaba Cloud untuk penjualan cloud server.

"Kami fokus untuk melakukan inovasi ke arah otomasi dan manajemen sistem IT untuk menciptakan efisiensi, seperti backup recovery system, security system, sehingga perlu menggandeng partner untuk kerjasama seperti Alibaba Cloud," tutupnya.

Selanjutnya: Negara-negara ASEAN perkuat kerjasama untuk dorong pertumbuhan ekonomi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×