kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Founder Zalora Indonesia jadi bos Alfaonline


Rabu, 30 Maret 2016 / 16:42 WIB
Founder Zalora Indonesia jadi bos Alfaonline


Reporter: Marantina | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Sebagai bentuk keseriusan dalam menggarap ceruk online, Alfamart menunjuk Catherine Hindra Sutjahyo sebagai CEO Alfaonline, situs belanja online besutan Alfamart.

Perlu diketahui, awalnya, Alfamart merambah pasar digital melalui Alfaonline sebagai additional channel bagi konsumen yang ingin berbelanja online. Namun, melihat geliat e-commerce di Indonesia, Alfaonline digarap serius menjadi situs online yang tidak hanya menjual barang kebutuhan sehari-hari, tapi juga menjual produk fashion, gadget, elektronik, dan kebutuhan gaya hidup lainnya.

Catherine mengawali karir di sebuah perusahaan konsultan manajemen dan sempat bergabung di perusahaan venture capitalist. Ia juga menggandeng rekannya mendirikan Zalora Indonesia pada 2012.

Catherine menyatakan, ia akan membawa Alfaonline menjadi e-commerce yang terjangkau bagi semua kalangan. Saat ini sebagian besar transaksi belanja online terpusatkan di kota-kota besar. "Dengan adanya Alfaonline, kami ingin membuka kesempatan untuk semua kalangan di manapun lokasinya melalui jaringan Alfamart yang tersebar luas,” katanya.
                                                                                      
Ia mengutip data Pusat Kajian Komunikasi UI yang menunjukkan penetrasi internet Indonesia mencapai 34,9% pada tahun ini. Jumlah penjualan ritel online baru sebesar 11% dari total penjualan ritel. Namun, diproyeksikan akan bertumbuh sepuluh kali lipat dalam lima tahun mendatang. Menyadari hal tersebut, Alfamart fokus menggarap pasar digital yang dianggap sangat potensial.

Ritel online sedang tumbuh pesat di luar Jakarta, seperti Jawa Timur, dan Sumatera. Selain menyajikan ragam pilihan produk yang lengkap, Alfaonline juga merupakan situs belanja yang menjual produk dari sejumlah merek terpopuler di Indonesia.
 
“Alfaonline juga nantinya diharapkan menjadi perusahaan e-commerce O2O (Online-to-Offline) terbesar di Indonesia, yang memungkinkan para pelanggan untuk membayar, mengambil, produk di toko- toko Alfamart yang tersebar di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Catherine dipercaya dapat memperkuat Alfaonline dalam memanfaatkan jaringan distribusi Alfamart yang luas. “Transaksi online membuat masyarakat bisa membayar di toko atau di rumah, juga bisa ambil barang di toko Alfamart terdekat,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×