Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia AirAsia memastikan harga tiket penerbangan domestik tetap kompetitif di tengah penyesuaian fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar pesawat.
Penyesuaian fuel surcharge dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga avtur serta kondisi operasional penerbangan. Namun, maskapai menegaskan kenaikan fuel surcharge tidak otomatis membuat harga tiket pesawat melonjak hingga 40%.
Director Indonesia Affairs & Strategic Communication Indonesia AirAsia, Eddy Krismedi mengatakan, angka 40% merupakan batas maksimal fuel surcharge yang dapat diterapkan maskapai, bukan besaran kenaikan harga tiket secara otomatis.
“Besaran fuel surcharge yang diterapkan tetap mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan operasional, serta strategi harga yang berlaku,” ujar Eddy kepada Kontan, Kamis (3/9/2026).
Menurut dia, Indonesia AirAsia terus berupaya menjaga harga penerbangan tetap kompetitif melalui berbagai inisiatif efisiensi. Upaya tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, kualitas pelayanan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: AirAsia Gandeng Pegasus Airlines, Buka Akses ke Lebih dari 100 Rute Asia-Eropa
Eddy menilai keterjangkauan harga tiket menjadi salah satu faktor penting bagi masyarakat dalam memilih transportasi udara. Karena itu, Indonesia AirAsia akan terus berupaya menyediakan pilihan penerbangan yang kompetitif bagi pelanggan.
“Perlu kami tegaskan bahwa 40% merupakan batas maksimal fuel surcharge yang dapat diterapkan oleh maskapai, dan bukan berarti harga tiket secara otomatis meningkat sebesar 40%,” katanya.
Sebelumnya, pemerintah menetapkan batas maksimal biaya tambahan atau fuel surcharge untuk penerbangan domestik sebagai respons terhadap perubahan harga avtur. Kebijakan tersebut menjadi perhatian pelaku usaha dan masyarakat karena berpotensi memengaruhi harga tiket pesawat.
Dengan adanya penyesuaian tersebut, Indonesia AirAsia menyatakan strategi harga akan tetap memperhatikan kondisi pasar dan kebutuhan operasional maskapai.
Di sisi lain, Indonesia AirAsia mengimbau pelanggan yang membutuhkan layanan seperti penggantian jadwal dan refund untuk menggunakan kanal resmi perusahaan, yakni AskBo melalui aplikasi AirAsia MOVE atau situs resmi AirAsia.
Baca Juga: AirAsia Indonesia Optimistis Industri Penerbangan Masih Tumbuh hingga Akhir 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














