kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Gaharu Indonesia diminati di Arab


Selasa, 12 Juli 2016 / 18:38 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komoditi gaharu asal Indonesia memiliki pasar yang cukup besar di Arab Saudi. Hingga Juni 2016 lalu, gaharu telah diekspor lebih dari 10 ton dengan nilai lebih dari SAR 8 juta atau lebih dari Rp 28 miliar.

Sebagai Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), gaharu banyak digunakan sebagai bahan baku industri parfum dan kosmetika, obat-obatan, maupun dupa/hio untuk perlengkapan upacara keagamaan.

Gaharu juga merupakan komoditas yang mahal dan mempunyai nilai prestige yang tinggi. Di Arab Saudi, gaharu banyak digunakan sebagai wewangian dalam berbagai kegiatan, seperti acara keagamaan, pesta pernikahan, menyambut tamu, bahkan acara resmi kenegaraan.

Melihat potensi gaharu di Arab Saudi, Plt. Konsul Jenderal KJRI Dicky Yunus menyampaikan, KJRI selalu aktif melakukan diplomasi ekonomi dalam rangka meningkatkan ekspor nonmigas ke Arab Saudi, khusunya yang berkaitan dengan promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi (Trade, Tourism, and Investment/TTI).

Selain itu, Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah Gunawan di Jeddah menambahkan ITPC Jeddah juga akan berpartisipasi dalam pameran agrofood dan agriculture yang akan dilaksanakan pada Oktober 2016 mendatang. 

Hal itu dilakukan sebagai bentuk perhatian, pembinaan, dan fasilitasi pemerintah Indonesia terhadap pengusaha Indonesia, khususnya komoditas makanan hasil pertanian, perkebunan, dan kehutanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×