kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Gara-gara ayam, Indonesia dilaporkan ke WTO


Jumat, 17 Oktober 2014 / 13:24 WIB
ILUSTRASI. Sederet Ikan yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat


Sumber: Reuters | Editor: Asnil Amri

JENEWA. Pemerintah Brasil rupanya mulai jengah dengan kebijakan proteksi perdagangan ayam di Indonesia. Pada Kamis (6/10), Brasil melaporkan Indonesia ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait dengan proteksi perdagangan ayam tersebut.

"Menurut Brazil, langkah-langkah Indonesia tersebut efektif melarang masuknya pasokan daging ayam dari Brasil," kata WTO dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, Jumat (17/10).

Untuk diketahui, Brasil merupakan negara eksportir ayam dengan nilai ekspor mencapai US$ 7 miliar per tahun. Adapun ekspor ayam dari Brasil ke Indonesia  tak mencapai US $ 45.000 per tahun.

Selama ini, Brasil sudah mengekspor ayam beku ke Asia seperti ke Jepang, Hong Kong, Singapura dan China. Brasil menilai, pembatasan masuknya ayam dari Brasil ke Indonesia melanggar aturan WTO.

Mengacu aturan WTO, Indonesia hanya memiliki 60 hari untuk menyelesaikan komplain dari Brasil tersebut. Jika tak ada tanggapan, Brasil bisa mengajukan sengketa dan meminta WTO menggelar panel. Perlu diketahui, Brasil telah mengajukan sengketa perdagangan dunia ke WTO sebanyak 26 kasus.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×