kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Gara-gara corona, permintaan bahan baku desinfektan melonjak tajam


Jumat, 13 Maret 2020 / 18:39 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyemprotkan desinfektan di Stasiun Gambir, Jakarta. Waspada corona, permintaan bahan baku kimia desinfektan melonjak tajam. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Tendi Mahadi

Mengingat kata Eurike portofolio produk bahan kimia perusahaan ada lebih dari 1.000 varian. Adapun terkait harga penjualan bahan baku tersebut, manajemen memastikan tetap sama tidak ada perubahan alias kenaikan.

Belum ada rencana ekspansi ke arah produk bahan kimia tersebut. Sebab tahun ini perusahaan diketahui tengah fokus menambah kapasitas produksi sodium silikat di pabrik yang berlokasi di Gresik.

Baca Juga: Pemerintah melibatkan daerah dan lab lain ikut mengecek virus corona

Pabrik tersebut juga memproduksi produk kimia lainnya seperti asam sulfat dan aluminium sulfat. Adapun produk sodium silikat yang tengah ditambah kapasitasnya diaplikasikan sebagai bahan kimia pendukung untuk memproduksi detergen, keramik dan kertas

Oleh karenanya perusahaan menganggarkan belanja modal Rp 300 miliar tahun ini. Selain bahan kimia, perusahaan juga tengah memperkuat lini usahanya yang bergerak di bidang krimer lewat anak usahanya, PT Lautan Natural Krimerindo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×