kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Gara-gara corona, permintaan bahan baku desinfektan melonjak tajam


Jumat, 13 Maret 2020 / 18:39 WIB
Gara-gara corona, permintaan bahan baku desinfektan melonjak tajam
ILUSTRASI. Pekerja menyemprotkan desinfektan di Stasiun Gambir, Jakarta. Waspada corona, permintaan bahan baku kimia desinfektan melonjak tajam. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Tendi Mahadi

Mengingat kata Eurike portofolio produk bahan kimia perusahaan ada lebih dari 1.000 varian. Adapun terkait harga penjualan bahan baku tersebut, manajemen memastikan tetap sama tidak ada perubahan alias kenaikan.

Belum ada rencana ekspansi ke arah produk bahan kimia tersebut. Sebab tahun ini perusahaan diketahui tengah fokus menambah kapasitas produksi sodium silikat di pabrik yang berlokasi di Gresik.

Baca Juga: Pemerintah melibatkan daerah dan lab lain ikut mengecek virus corona

Pabrik tersebut juga memproduksi produk kimia lainnya seperti asam sulfat dan aluminium sulfat. Adapun produk sodium silikat yang tengah ditambah kapasitasnya diaplikasikan sebagai bahan kimia pendukung untuk memproduksi detergen, keramik dan kertas

Oleh karenanya perusahaan menganggarkan belanja modal Rp 300 miliar tahun ini. Selain bahan kimia, perusahaan juga tengah memperkuat lini usahanya yang bergerak di bidang krimer lewat anak usahanya, PT Lautan Natural Krimerindo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×