kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.015   17,00   0,09%
  • IDX 6.123   -25,34   -0,41%
  • KOMPAS100 795   -3,75   -0,47%
  • LQ45 611   -1,26   -0,21%
  • ISSI 212   -0,41   -0,19%
  • IDX30 339   -0,43   -0,13%
  • IDXHIDIV20 428   0,98   0,23%
  • IDX80 91   -0,42   -0,45%
  • IDXV30 115   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 110   0,32   0,29%

Garuda kaji penerbangan dari Pondok Cabe Tangsel


Senin, 29 Desember 2014 / 21:04 WIB
Promo KFC Jagoan Hemat Juli 2023 untuk ayam goreng, nasi, dan Aqua.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Uji Agung Santosa

TANGERANG. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengkaji penerbangan dari Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Rencananya GIAA ingin menggunakan Pondok Cabe untuk pesawat baling-baling ATR 72-609. "Pondok Cabe berprospek baik. Ini potensi pasar pesawat propeller," ungkap Direktur Utama GIAA Arif Wibowo, Senin, (29/12).

Bandara Pondok Cabe potensial karena  Bandara Soekarno-Hatta tidak memperbolehkan pesawat yang menggunakan penggerak turbo propoller atau biasa dikenal dengan turboprop. Sedangkan di Bandara Halim Perdanakusuma, penggunaannya sudah padat sehingga izin penambahan armada baru dengan tipe baling-baling cenderung diperketat. Padahal, permintaan pasar terhadap angkutan udara terus bertumbuh.

Ia menyebut GIAA akan memanfaatkan Pondok Cabe untuk rute penerbangan domestik jarak pendek. Misalnya saja Jakarta-Bandung, Jakarta-Cilacap, Jakarta-Lampung, dan lain-lain. Saat ini, GIAA tengah melakukan pembicaraan dengan anak usaha PT Pertamina (Persero) yang memiliki Bandara Pondok Cabe.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×