kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Garuda tambah 1,4 juta kursi rute internasional


Senin, 12 Desember 2016 / 20:23 WIB
Garuda tambah 1,4 juta kursi rute internasional


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Garuda Indonesia Tbk berencana menambah 1,4 juta kursi untuk penerbangan internasional tahun 2017. Ini dilakukan perseroan untuk membantu pemerintah mendatangkan 15 juta wisatawan mancanegara tahun depan.

Untuk mencapai target wisatawan asing tahun depan, diperlukan tambahan kursi pesawat sekitar 4 juta. "Saat ini kita sudah menyediakan 6,3 juta kursi untuk penerbangan internasional dan tahun depan diharapkan mencapai 7,7 juta seat." kata Direktur Garuda Indonesia, M Arief Wibowo di Jakarta, Senin (12/12).

Garuda Indonesia telah menyiapkan startegi untuk mencapai target tambahan tersebut yakni dengan membuka rute-rute baru khususnya ke negara yang memiliki potensi pasar yang cukup besar.

Pada Senin (12/12), Garuda telah membuka penerbangan rute Jakarta-Mumbai via Bangkok dengan menggunakan pesawat berkapasitas 156 tempat duduk. Lalu pada 16 Januari 2017, maskapai pelat merah ini akan membuka rute penerbangan langsung dari Chengdu China-Denpasar. Selanjutnya, mereka akan membuka penerbangan Jakarta-AS lewat bandara Narita Jepang tahun depan.

Arief mengatakan potensi pasar Mumbai sangat besar karena merupakan salah satu pusat perekonomian terpadat di India. Wisatawan India yang datang ke Indonesia tahun lalu 270.000 orang dan sepanjang tahun ini mencapai 350.000 orang. Sementara tahun depan diperkirakan akan mencapai 400.000.

Penerbangan Jakarta-Mumbai via Bangkok akan dilakukan tiga kali dalam seminggu. Menurut Arief, untuk tahap awal ini okupansi penerbangan untuk rute baru ini cukup bagus. Tingkat isian pesawat dari Jakarta-Mumbai mencapai 77% dan dari Mumbai-Jakarta mencapai 88%.

Jika okupansi penerbangan rute Jakarta-Mumbai lewat BAngkok ini terus meningkat, Garuda berencana untuk membuka penerbangan langsung menuju Mumbai ke depan.

Begitu juga dengan potensi pasar di China dan AS terutama dari kota New York dan Los Angeles sangat prospektif. Hanya saja, Arief belum menyampaikan frekuensi dan kapasitas pesawat yang akan digunakan untuk melayani menuju kedua negara ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×