kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.916   -54,00   -0,32%
  • IDX 7.432   94,71   1,29%
  • KOMPAS100 1.037   16,19   1,59%
  • LQ45 761   10,09   1,34%
  • ISSI 261   3,64   1,41%
  • IDX30 402   4,80   1,21%
  • IDXHIDIV20 496   3,26   0,66%
  • IDX80 117   1,76   1,54%
  • IDXV30 134   1,27   0,95%
  • IDXQ30 130   1,36   1,06%

Garudafood (GOOD) Targetkan Penjualan Kuartal I Tumbuh 10%, Didorong Momentum Ramadan


Selasa, 10 Maret 2026 / 09:24 WIB
Garudafood (GOOD) Targetkan Penjualan Kuartal I Tumbuh 10%, Didorong Momentum Ramadan
ILUSTRASI. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) optimistis bakal meraup pertumbuhan kinerja positif selama periode Ramadan-Lebaran 2026. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) optimistis bakal meraup pertumbuhan kinerja positif selama periode Ramadan-Lebaran 2026. Manajemen optimistis momentum ini dapat menjadi pendorong utama bisnis perusahaan pada awal 2026. 

Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana, mengatakan momentum Ramadan–Lebaran merupakan salah satu kontributor utama terhadap kinerja perusahaan pada semester pertama.

“Momentum Ramadan–Lebaran selalu menjadi fase penting bagi Garudafood, karena merupakan salah satu kontributor utama terhadap kinerja perusahaan di semester pertama,” ujar Dian kepada Kontan.co.id, Jumat (6/3/2026). 

Baca Juga: Eagle High Plantations (BWPT) Targetkan Pertumbuhan Kinerja Double Digit Pada 2026

Dian menjelaskan, menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan terhadap produk kebutuhan harian dan kategori yang berkaitan dengan momen kebersamaan diperkirakan meningkat. Kondisi tersebut turut didukung oleh pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 serta tingkat kepercayaan konsumen pada kuartal I-2026 yang dinilai cukup baik.

Seiring dengan itu, Garudafood memfokuskan kesiapan operasional untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode tersebut. 

“Kami memastikan ketersediaan stok dengan tetap menjaga disiplin margin dan efektifitas biaya. Dengan kesiapan operasional yang lebih solid, manajemen optimistis momentum ini akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja kuartal berjalan sekaligus memperkuat posisi Perusahaan di pasar,” jelasnya.

Dari sisi kinerja, Garudafood membidik pertumbuhan penjualan yang cukup agresif pada awal tahun ini. Perseroan menargetkan penjualan pada kuartal I 2026 dapat tumbuh lebih dari 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Chandra Asri (TPIA) Kerek Kapasitas Pabrik Petrokimia, Perkuat Substitusi Impor

Pada momentum Ramadan, sejumlah produk musiman Garudafood biasanya mengalami peningkatan permintaan. Beberapa di antaranya adalah Chocolatos Rich Pistachio, Chocolatos Wafer Roll, Gery Butter Cookies, Gery Egg Roll, Gery Wafer Cream, Gery Wafer Roll & Ekstrudat, Chocolatos Gold Edition, Chocolatos Dark Premium Edition, serta Chocolatos Wafer Cream.

Produk-produk tersebut menjadi pilihan konsumen selama Ramadan hingga Lebaran, baik untuk konsumsi keluarga maupun sebagai sajian bagi tamu.

Dari sisi distribusi, hampir seluruh kanal penjualan Garudafood mencatat peningkatan selama bulan puasa. Meski demikian, kontribusi terbesar masih berasal dari kanal general trade dan modern trade, terutama untuk penjualan produk seasonal.

Menurut Dian, peningkatan penjualan biasanya semakin terlihat setelah pencairan tunjangan hari raya (THR) kepada karyawan, baik dari sektor swasta maupun pemerintah.

Di sisi lain, Garudafood juga secara aktif mendorong pertumbuhan melalui kanal e-commerce. Berbagai inisiatif promosi dan aktivasi digital yang dijalankan selama periode Ramadan disebut sudah menunjukkan hasil yang positif, dengan kontribusi penjualan yang terus meningkat.

Baca Juga: Kementerian ESDM Amankan 150 Juta Ton Batubara untuk DMO Tahun 2026

“Berbagai inisiatif promosi dan aktivasi digital yang dijalankan selama periode Ramadan menunjukkan hasil positif dengan kontribusi penjualan yang terus meningkat dan melengkapi performa kanal distribusi lainnya,” terang Dian.

Meski kontribusi kanal digital masih lebih kecil dibandingkan general trade dan modern trade, tren pertumbuhannya dinilai menjanjikan. Untuk memperkuat ekosistem digital tersebut, Garudafood melalui anak usahanya, PT Sinarniaga Sejahtera (SNS), mengembangkan platform e-commerce sendiri bernama Barangkulakan.

"Platform e-commerce tersebut adalah Barangkulakan yang memudahkan outlet bahkan end user untuk belanja produk Garudafood secara mandiri tanpa didatangi salesman. Barangkulakan sendiri juga sudah dilengkapi oleh fitur cashless (pembayaran melalui transfer bank/QRIS) dan COD," tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×