kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Gasifikasi PLTD disebut terganjal data kebutuhan gas dan keekonomian, ini kata PLN


Minggu, 31 Januari 2021 / 16:43 WIB
ILUSTRASI. Karyawan PLN sedang memantau PLTD Lueng Bata Aceh


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

Selain program gasifikasi berupa konversi PLTD yang menggunakan HSD menjadi LNG, Pemerintah dan PLN juga memiliki program dedieselisasi untuk mengkonversi PLTD menjadi Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

"Program gasifikasi dimaksud terpisah dari program dedieselisasi PLTD ke pembangkit EBT," ujar Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN Agung Murdifi.

Dalam catatan Kontan.co.id, rencananya ada sekitar 5.200 PLTD dengan total kapasitas sekitar 2 Gigawatt (GW) yang akan dikonversi dengan listrik berbasis EBT. Lokasi PLTD tersebut lebih banyak tersebar di wilayah Indonesia Timur.

Baca Juga: Ini penyebab proyek pipa Trans Kalimantan masih mandek

Menurut Direktur Jenderal EBT dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, program ini nantinya bakal membantu PLN dalam upaya menjaga tingkatan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) dan menurunkan emisi Gas Rumah Kaca.

Konversi ini juga berpotensi menurunkan subsidi BBM yang selama ini harus dikeluarkan untuk bahan bakar PLTD. Terkait skema, Dadan menyebut bahwa konversi dapat dilakukan dengan skema penugasan oleh pemerintah kepada PLN.

"Pemerintah juga inginkan agar BPP setempat saja yang dipakai jadi tidak perlu ada pengiriman (bahan bakar) padahal ada energi lokal setempat (bisa digunakan) umumnya EBT," kata Dadan.

Selanjutnya: Soal BNBR lanjutkan proyek pipa Cirebon-Semarang, BPH Migas: Belum final

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×