kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Gelar RUPSLB, Satria Antaran Prima (SAPX) Setujui Peningkatan Modal Dasar


Senin, 06 Februari 2023 / 06:56 WIB
ILUSTRASI. PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) setujui peningkatan modal dasar Perseroan dari Rp 160 miliar menjadi Rp 330 miliar.


Reporter: Celine Night | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) setujui peningkatan modal dasar Perseroan dari Rp 160 miliar menjadi Rp 330 miliar. Nominal saham ditetapkan Rp 100. Persetujuan ini didapat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pekan lalu.

"Dewan Direksi SAPX setuju untuk meningkatkan modal dasar kita menjadi Rp 330 miliar," jelas Presiden Direktur SAPX Budiyanto Darmastono pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (1/2).

Dalam RUPSLB kali ini SAPX juga membahas dan menegaskan susunan pemegang saham Perseroan.

Baca Juga: Satria Antaran (SAPX) Targetkan Kenaikan Volume Pengiriman 20% pada 2023

"Semua ini tetap sesuai dengan Daftar Pemegang Saham Perseroan yang dikeluarkan Biro Administrasi Efek (BAE) per tanggal 4 Januari 2023," ujar Budiyanto kepada Kontan.

Berdasarkan data yang diterima Kontan.co.id, sebanyak 398.000.000 saham merupakan milik PT Satria Investama Perdana, dan masyarakat memiliki sebanyak 435.333.300 saham.

Selain perubahan anggaran dasar Perseroan, Dalam RUPSLB juga memutuskan beberapa perubahan pasal dan pemberian wewenang kepada Direksi Perseroan.

"Ada macam-macam seperti terkait, mengatur modal, saham, kewajiban direksi, rapat direksi, rencana kerja, dan anggaran tahunan," tutup dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×