Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ABC President Indonesia (ABCPI) mempercepat transformasi menuju manufaktur ramah lingkungan dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 1,3 megawatt (MW) di pabriknya di Karawang, Jawa Barat.
Langkah ini sekaligus menegaskan strategi bisnis perusahaan dalam menjaga efisiensi operasional di tengah tuntutan keberlanjutan global.
Proyek PLTS atap tersebut dikembangkan oleh SUN Energy dan langsung terintegrasi ke fasilitas produksi.
Dengan skema ini, listrik dari energi surya bisa dimanfaatkan secara langsung untuk mendukung kebutuhan operasional pabrik yang memiliki konsumsi energi tinggi.
Baca Juga: Fore Coffee (FORE) cetak pertumbuhan laba 55% menjadi Rp 90,13 miliar pada 2025
Dari sisi bisnis, inisiatif ini menjadi bagian dari upaya ABCPI menjaga daya saing di pasar ekspor yang semakin menuntut standar keberlanjutan.
Saat ini, produk-produk ABCPI telah menembus berbagai kawasan seperti Asia, Eropa, Oseania, Afrika, Timur Tengah hingga Amerika Utara, sehingga praktik produksi yang lebih hijau menjadi nilai tambah dalam rantai pasok global.
Secara teknis, PLTS atap tersebut diproyeksikan menghasilkan lebih dari 1,94 juta kWh energi bersih per tahun. Pemanfaatan energi ini juga berpotensi menekan emisi karbon hingga 1.515 ton per tahun, yang setara dengan penanaman lebih dari 25 ribu pohon.
Chief Operating Officer ABCPI, Dwi Hatmadji, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
"Integrasi energi surya di fasilitas ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami dalam memperkuat operasional yang efisien, bertanggung jawab, dan selaras dengan arah transisi energi global," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: Dampak Konflik Global, Penjualan Ritel Indonesia Terancam Lesu hingga Kuartal III
Sebagai industri dengan kebutuhan energi stabil, penggunaan PLTS atap dinilai menjadi solusi konkret untuk mendorong dekarbonisasi tanpa mengganggu aktivitas produksi.
Selain meningkatkan efisiensi energi, pendekatan ini juga memperluas pemanfaatan energi terbarukan langsung di lokasi operasional.
SUN Energy menilai, adopsi PLTS atap di sektor industri menjadi salah satu cara paling efektif untuk mempercepat transisi energi karena energi bersih diproduksi dan digunakan di tempat yang sama.
Kolaborasi antara pelaku industri dan pengembang energi terbarukan ini pun dinilai semakin penting untuk memperluas implementasi energi hijau di sektor manufaktur.
Baca Juga: Sektor Ritel hingga Pariwisata Diproyeksi Raup Untung Besar Saat Lebaran 2026
Dengan langkah ini, ABCPI tidak hanya menjaga kualitas produk, tetapi juga memperkuat posisi bisnisnya di tengah pergeseran global menuju ekonomi rendah karbon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
- Abc President
- Pt Abc President
- PLTS Atap
- transisi energi global
- SUN Energy
- Dekarbonisasi Industri
- energi surya industri
- PT ABC President Indonesia
- Manufaktur Ramah Lingkungan
- Efisiensi Energi Pabrik
- Strategi Keberlanjutan Perusahaan
- Pembangkit Listrik Tenaga Surya Karawang
- Emisi Karbon Industri
- Daya Saing Ekspor Hijau













