kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Perkuat Bisnis Bioteknologi, Kimia Farma Luncurkan Stemxera


Rabu, 08 April 2026 / 22:05 WIB
 Perkuat Bisnis Bioteknologi, Kimia Farma Luncurkan Stemxera
ILUSTRASI. Kimia Farma (Dok Kimia Farma/Kimia Farma)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) terus memperkuat portofolio produk dan layanan di bidang bioteknologi. Teranyar, perusahaan meluncurkan Stemxera sebagai brand name produk stem cell dan secretome yang dikembangkan sejak 2013. 

Peluncuran dilakukan di ajang International Conference Rejaselindo 2026 yang diselenggarakan pada 2–4 April 2026 di Bali Nusa Dua Convention Centre. Ajang ini merupakan forum ilmiah yang mempertemukan tenaga medis, peneliti, serta praktisi kesehatan untuk membahas perkembangan terkini di bidang regenerative medicine.

Direktur Komersial Kimia Farma Hanadi Setiarto mengatakan, mengusung tagline “Life-Changing Science, Made Accessible for All”, peluncuran ini menegaskan komitmen Kimia  menghadirkan inovasi terapi berbasis bioteknologi yang kompetitif. 

“Upaya ini juga diarahkan untuk memperluas akses layanan kesehatan, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta membuka peluang kolaborasi strategis dengan institusi kesehatan dan akademisi, baik di tingkat nasional maupun global,” kata Hanadi dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Berkat Restrukturisasi dan Efisiensi Biaya, Kimia Farma Berhasil Tekan Kerugian

Sebagai bagian dari ekosistem layanan kesehatan terintegrasi, Kimia Farma terus mendorong pengembangan riset dan uji klinis berbasis stem cell. Langkah ini dilakukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan produk melalui pendekatan evidence-based medicine.

Stemxera dikembangkan di fasilitas laboratorium stem cell RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang telah mengantongi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dengan mengedepankan standar mutu, keamanan, dan kualitas sesuai regulasi.

Produk ini diharapkan menjadi solusi terapi regeneratif inovatif, terutama untuk penanganan penyakit degeneratif dan kebutuhan terapi lanjutan di bidang medis.

Hanadi Setiarto mengatakan, peluncuran Stemxera merupakan langkah strategis untuk memperluas portofolio produk berbasis riset dan teknologi tinggi.

Baca Juga: Kimia Farma (KAEF) Bidik Pertumbuhan High Single Digit di 2026

“Melalui Stemxera, kami ingin menghadirkan terapi regeneratif yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga dapat diakses lebih luas oleh masyarakat. Dengan pendekatan layanan yang adaptif, kami optimistis pemanfaatan terapi stem cell dapat semakin cepat di berbagai fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Melalui peluncuran ini, Kimia Farma berharap dapat memperkuat kemandirian industri farmasi nasional sekaligus mendukung ketahanan sektor kesehatan Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×