kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Genjot kinerja tahun ini, begini strategi Trisula Textile Industries (BELL)


Senin, 17 Februari 2020 / 15:55 WIB
Genjot kinerja tahun ini, begini strategi Trisula Textile Industries (BELL)
ILUSTRASI. Trisula Textile Industries (BELL) sudah menyiapkan strategi untuk meningkatkan pangsa pasar serta kinerja di tahun 2020.

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) sudah menyiapkan strategi untuk meningkatkan pangsa pasar atau market share serta kinerja di tahun 2020.

Sebelumnya Kementerian Perindustrian menyatakan melambatnya impor tekstil dan produk tekstil (TPT) dari China bisa jadi momentum industri garmen lokal untuk bangkit. Ini pula yang dilihat dan akan ditangkap Trisula Textile Industries.

Direktur Trisula Textile Industries Nurwulan Kusumawati mengatakan, sampai akhir tahun ini BELL berharap market share bisa meningkat karena adanya  momentum rebound akibat impor baju China yang melambat.  

Baca Juga: Impor baju dari China turun, Asia Pacific Investama (MYTX) perkuat bisnis hilir

"Salah satu strateginya adalah menggarap pasar lokal yang peluangnya masih besar dan menjanjikan," jelasnya kepada Kontan.co.id, Kamis pekan lalu (13/2).

Menurut Nurwulan, melambatnya pasokan produk tekstil dari China tentu dapat mengurangi terjadinya impor sehingga menjadi peluang bagi Trisula Textile untuk terus memperluas jangkauan pasar.  

Nurwulan menyatakan. kue pasar yang akan digarap adalah di segmen seragam dan aksesoris yang menjadi kebutuhan instansi pemerintah maupun swasta. BELL yakin dengan kualitas produknya.

BELL terus melihat peluang yang dibutuhkan oleh konsumen sehingga mereka dapat membuat produk-produk terbaru berdasarkan permintaan.

Meski peluang juga terbuka di pasar luar negeri, menurut Nurwulan, Trisula Textile akan tetap fokus memperdalam pasar dalam negeri, khususnya pelanggan perusahaan. Peluang lain yang dibidik BELL adalah memperluas pangsa pasar eceran.

Sedangkan untuk ekspor, Nurwulan menyatakan, BELL akan tetap fokus terhadap pembeli yang sudah ada.  

Meski bagi sejumlah pelaku industri tekstil terhambat dampak virus corona (COVID-2019), Trisula Textile tidak merasakan ada hambatan karena selama ini sebagian besar kebutuhan bahan baku dibeli dari dalam negeri. Jadi, hal ini tidak terlalu signifikan berpengaruh terhadap operasional produksi Trisula Textile.

"Kami harapkan tahun ini pertumbuhan dapat terus meningkat. Saat ini kami sedang mematangkan rencana untuk tahun 2020," kata Nurwulan.

Baca Juga: Apindo: Mengalihkan ekspor dari China ke negara lain itu tidak mudah





Close [X]
×