kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Genjot wisata, Indonesia pameran di luar negeri


Kamis, 16 Maret 2017 / 15:16 WIB


Sumber: Antara | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Indonesia akan menggelar 54 kegiatan hard selling berupa 30 kegiatan pameran dan 24 misi penjualan yang terkait dengan pariwisata sepanjang 2017.

Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan, jumlah itu belum termasuk kegiatan promosi melalui keikutsertaan dalam festival.

"Jumlah itu belum termasuk untuk promosi yakni dengan mengikuti festival sebanyak 30 kegiatan dan famtrip sebanyak 51 kegiatan," kata Pitana.

Setelah dua tahun terakhir ini Kementerian Pariwisata fokus membangun branding Wonderful Indonesia, pada tahun ini akan lebih fokus pada kegiatan hardselling dan kerja sama dengan airlines dan wholesalers," katanya, Kamis (16/3) .

Ia mencontohkan, misalnya untuk membidik pasar di kawasan Asia Pasifik (Tiongkok, Australia, Jepang, Korea, India dan pasar lainnya), pihaknya lebih banyak melakukan kegiatan pameran dan misi penjualan.

Sampai sejauh ini kegiatan pameran di pasar kawasan Asia Pasifik yang telah dilaksanakan pada Februari 2017 antara lain; SATTE Delhi (India); AIME Melbourn (Australia), dan OTM Mumbai (India), sedangkan pada Maret adalah pameran IT & CM Shanghai (China) yang akan berlangsung pada 21-23 Maret 2017.

Pola serupa juga diterapkan untuk kegiatan pemeran di pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika.

(Hanni Sofia)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×