kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Google dilarang cari pelanggan di Indonesia


Jumat, 20 November 2015 / 14:46 WIB
Google dilarang cari pelanggan di Indonesia


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menutup jalan bagi raksasa internet Google untuk masuk ke pasar Indonesia secara langsung.

Hal ini disampaikan Menteri Kominfo Rudiantara saat bertemu dengan pihak Google di Amerika Serikat pada Oktober lalu.

“Saat saya bertemu dengan pihak Google, hal yang pertama saya katakan: Saya tidak akan memberi Anda lisensi sebagai operator di Indonesia titik.” tegas Rudiantara dalam pembukaan acara ZTE di Hotel Mandarin Oriental, Kamis (19/11).

Rudiantara mengatakan, bila Google ingin meneruskan kerja sama maka harus buat perjanjian baru dulu.

Kedua, lanjut Rudiantara, Google harus bekerja sama dengan operator lokal di Indonesia.

Ketiga, Rudiantara hanya mengizinkan Google untuk bekerja sama di bidang teknis saja dalam Project Loon.

“Kami memosisikan Google hanya sebagai bagian dari infrastruktur para operator,” kata dia.

“Google tidak dapat memiliki pelanggannya sendiri. Jadi tidak perlu khawatir,” sambungnya.

Dia tegaskan, masyarakat tidak perlu takut Google akan memanfaatkan Project Loon sebagai alat pengintai dan menyadap data.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×