kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Grab bantah buka pendaftaran "driver" di Makassar


Rabu, 08 Juni 2016 / 10:40 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

MAKASSAR. Pekan lalu, tepatnya pada Jumat (3/6/2016), sejumlah pihak yang mengaku sebagai PT Grab Indonesia menggelar sebuah konferensi pers di Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam acara itu, pihak tersebut meresmikan pengoperasian layanan transportasi yang akan dimulai pada Juli mendatang. Selain itu, diumumkan juga pembukaan pendaftaran bagi yang berminat untuk bergabung menjadi pengemudi (driver).

Tak lama berselang, diketahui bahwa pihak yang mengadakan jumpa pers di kota Makassar tersebut ternyata sama sekali tidak terkait dengan PT Grab Indonesia. Hal tersebut dikonfirmasikan langsung oleh Ridzki Kramadibrata, Managing Director untuk Grab Indonesia.

"Di kesempatan kali ini, Grab Indonesia ingin mengklarifikasikan bahwa Grab belum membuka kantor cabang atau menghadirkan layanannya di Sulawesi Selatan dan Makassar, seperti yang diberitakan beberapa waktu lalu," tulis Ridzki, sebagaimana dikutip KompasTekno dari keterangan pers yang diterima, Rabu (8/6/2106).

Lebih lanjut, Grab Indonesia juga memberikan klarifikasi, tidak memiliki hubungan apa pun dengan pihak berinisial 'AAL' yang mengaku sebagai Human Resource Development (HRD) PT Grab Regional Makassar. 

Grab Indonesia juga mengaku tidak mengenal 'AM' yang mengklaim memiliki jabatan sebagai Deputi Head Vertikal PT Grab Indonesia for Makassar.

"Tidak pernah memberikan otoritas atau izin apapun kepada kedua individu ini atau pihak mana pun untuk menggelar acara konferensi pers atau melakukan pengumuman yang mengatasnamakan Grab Indonesia di Makassar," lanjut Ridzki.

Pihak Grab Indonesia pun menyayangkan tindakan tidak bertanggung jawab dari kedua ini atau pihak terkait. Untuk langkah ke depan, Grab menyatakan akan mengklarifikasi tujuan di balik kejadian ini.

Ridzki pun menghimbau bagi para pengguna untuk lebih mencari informasi perihal Grab dari situs resminya di www.grab.com. (Deliusno) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×