CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Great Giant (GGF) Grup Akan Ekspor 15.000 Kontainer Ke 65 Negara di 2023


Minggu, 09 April 2023 / 21:24 WIB
Great Giant (GGF) Grup Akan Ekspor 15.000 Kontainer Ke 65 Negara di 2023
ILUSTRASI. Aktivitas pekerja di perkebunan buah nanas milik PT Great Giant Foods (GGF).


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Great Giant Food (GGF) Grup melalui anak usahanya PT Great Giant Pineapple (GGP) akan mengekspor 15.000 kontainer produk olahannya ke 65 negara di sepanjang tahun 2023 dengan pangsa pasar 25%.

Direktur Corporate Affairs GGF Welly Soegiono mengatakan jumlah tersebut sedikit menurun dari realisasi ekspor tahun lalu yang sebanyak 18.000 kontainer.

"Tahun ini sedikit ada penurunan karena kontainer yang tersedia terbatas begitu juga dengan truknya untuk mengangkut produk kita," kata Welly kepada Kontan, Sabtu (9/4).

Baca Juga: Bidik Omzet Rp 1,4 Triliun, Great Giant Siap Pasok 10.000 Ekor Sapi Jelang Lebaran

GGP mengaku mengekspor seluruh produk olahan nanasnya ke pasar internasional, yakni di antaranya nanas kaleng, selai nanas, kubus nanas dalam cangkir, dan konsentrat jus nanas. GGP juga memproduksi cocktail buah kaleng.

Sementara untuk sebagian produk buah segarnya seperti pisang, jambu, nanas, dan buah lainnya dijual di pasar domestik.

GGF di sepanjang tahun 2022 berhasil mengantongi omset hingga US$ 350 juta dari kedua lini bisnisnya yakni produksi buah dan juga sapi.

Sementara itu tahun ini Welly mengaku target omset perusahaan akan sedikit menurun di 2023 mengingat banyak faktor yang mempengaruhinya, termasuk dengan adanya perang Rusia dan Ukraina serta resesi global.

Baca Juga: Tomy Wattemena Widjaja Ditunjuk Menjadi Presiden Direktur Group Great Giant Foods

"Kalau saat pandemi dulu, justru kita bisa naik omsetnya, karena permintaan produk buah kita meningkat seiring dengan kebutuhan vitamin dunia yang meningkat saat pandemi," kata Welly.

GGP memiliki perkebunan nanas seluas 32.000 hektare, dengan produksi limbah nanas 250 ton per harinya, dimana limbah ini diolah menjadi makanan sapi yang dimiliki perusahaan dan dikelola oleh PT Great Giant Livestock (GGL) untuk dilakukan feedlot (penggemukan) dan breeding (pengembangbiakan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×