kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

H 6 Lebaran, jalur Gentong macet lagi


Rabu, 14 Agustus 2013 / 17:16 WIB
ILUSTRASI. Naik turun tangga adalah salah satu cara mengecilkan paha.


Reporter: Dyah Megasari

TASIK MALAYA. Jalur Rajapolah-Gentong kembali dipadati kendaraan. Kemacetan panjang terjadi pada Rabu (14/8/2013) pagi. Meski demikian, antrean jumlah kendaraan hari ini mulai menurun dibandingkan dua hari kemarin.

Seorang warga asal Kampung Situbeet, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Asep Sopiana (38), mengatakan terpaksa memutar arah kendaraannya yang akan ke arah Bandung, sebelum memasuki kawasan Tanjakan Gentong. Pasalnya, kemacetan panjang terjadi lagi di jalur Gentong sejak pagi ini.

"Daripada saya terjebak macet parah lagi, mendingan saya memutar arah dan kembali lagi ke Tasik. Soalnya sejak pagi di Gentong sudah macet panjang," ungkap Asep kepada Kompas.com, Rabu pagi.

Antrean arus balik kendaraan terus terjadi di jalur Rajapolah-Gentong sejak akhir pekan lalu. Bahkan pada Senin kemarin terjadi kemacetan parah sepanjang 25 kilometer.

Kepala Jembatan Timbang Gentong Dinas Perhubungan Jawa Barat Asep Mustofa mengatakan, arus balik kendaraan masih terjadi sampai sekarang. Sesuai data yang diperoleh, jumlah kendaraan dari arah timur ke barat mulai H-7 sampai H+3 Lebaran sebanyak 250.524 unit, baik roda dua maupun empat.

"Justru arah sebaliknya dari barat ke timur lebih banyak, untuk motor dan mobil, sebanyak 396.853 kendaraan," kata dia. (Kontributor Ciamis, Irwan Nugraha/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×