kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

H+2 Lebaran, PLN Catat 18.088 Transaksi SPKLU


Minggu, 29 Maret 2026 / 15:02 WIB
H+2 Lebaran, PLN Catat 18.088 Transaksi SPKLU
ILUSTRASI. H+2 Lebaran, PLN Catat 18.088 Transaksi SPKLU (Dok/PT PLN (Persero))


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode mudik Idulfitri 1447 H. Pada H+2 Lebaran, transaksi pengisian kendaraan listrik mencapai 18.088 kali dengan konsumsi listrik 427.980 kWh, tertinggi sepanjang masa.

Realisasi tersebut meningkat 4,15 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 4.360 transaksi dengan konsumsi 103.010 kWh.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menilai lonjakan ini mencerminkan tren penggunaan kendaraan listrik yang semakin berkembang di dalam negeri. Ia menekankan, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari percepatan pembangunan infrastruktur SPKLU. Ekosistem kendaraan listrik tidak akan tumbuh tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.

“Tetapi tidak akan mungkin mobil listrik itu banyak kalau infrastruktur SPKLU-nya enggak kita bangun,” ujarnya saat meninjau SPKLU di Sragen, Jawa Tengah, dalam keterangan resmi, Minggu (29/3/2026).

Baca Juga: PLN Indonesia Power Siapkan 268 Proyek Pembangkit Berkapasitas 30,2 GW Hingga 2034

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyebut, tingginya transaksi selama mudik menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap keandalan SPKLU, termasuk untuk perjalanan jarak jauh. PLN bersama mitra terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik, baik dari sisi jumlah infrastruktur, teknologi pengisian, hingga integrasi layanan digital.

Hingga saat ini, PLN telah mengoperasikan 4.769 unit SPKLU di 3.097 titik di seluruh Indonesia, dengan jarak rata-rata antar lokasi sekitar 22 kilometer. Khusus di jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, dan Bali, tersedia 1.681 unit SPKLU di 994 titik, meningkat sekitar 70% dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, PLN juga menyiagakan 15 unit SPKLU mobile di sejumlah titik strategis, terutama di sekitar pintu keluar tol, guna mengantisipasi kebutuhan pengisian darurat.

Baca Juga: PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Aman Saat Malam Takbir dan Lebaran 2026

Di sisi layanan, PLN meningkatkan kapasitas pengisian dari standard charging menjadi fast charging hingga ultra fast charging di sejumlah titik dengan tingkat okupansi tinggi.

Perseroan juga memperkuat layanan digital melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) pada aplikasi PLN Mobile. Fitur ini mencakup Trip Planner untuk perencanaan rute berbasis lokasi SPKLU, serta AntreEV yang memungkinkan pengguna memantau antrean secara real time.

Selain itu, PLN mengembangkan sistem pembayaran EV-TAP berbasis kartu elektronik di sejumlah SPKLU di jalur Trans Jawa untuk mempercepat proses transaksi.

PLN menilai, kombinasi pembangunan infrastruktur, peningkatan teknologi, dan digitalisasi layanan menjadi kunci dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di Indonesia, khususnya pada momentum mobilitas tinggi seperti mudik Lebaran.

Baca Juga: PLN Siagakan SPKLU dan Posko 24 Jam di Jalur Mudik Jawa–Bali

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×