Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Kira-kira, pengurangan emisi karbon yang dicapai dengan mengurangi jumlah e-mail yang dikirimkan setiap hari hanya sebesar 0.0037 persen dari total emisi karbon tahunan.
Meskipun dampaknya tidak terlalu signifikan, menghapus e-mail tetap bisa dilakukan sebagai upaya mengurangi emisi karbon.
Beberapa pengguna e-mail juga bersedia melakukan langkah kecil ini demi membantu menyelamatkan bumi. Salah satunya adalah Dinda (21), seorang mahasiswi dari salah satu perguruan swasta di Jakarta.
Setelah mengetahui dampak pencemaran lingkungan yang dapat dihasilkan oleh e-mail, Dinda berjanji akan mulai rutin untuk menghapus e-mail yang tak lagi diperlukan.
"Awalnya saya tidak tahu kalau ternyata e-mail bisa menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan lingkungan. Namun, saya sangat mendukung upaya menghapus e-mail ini," ungkap Dinda kepada KompasTekno, Rabu (19/1/2022).
"Karena upaya untuk menyelamatkan lingkungan bisa dimulai dengan langkah kecil, seperti menghapus e-mail yang tak lagi terpakai," lanjutnya.
Baca Juga: Cara Daftar Akun Gmail untuk Pemula Lewat Handphone dan Laptop
Namun, hal tersebut nampaknya tidak mencegah Dinda untuk tetap menggunakan layanan e-mail. Menurut Dinda, e-mail masih menjadi salah satu sarana penunjang kegiatan pembelajaran selama pandemi Covid-19 berlangsung.
"Tapi saya tidak akan langsung setop menggunakan e-mail. Karena kegiatan perkuliahan yang berlangsung dari rumah, hampir semua tugas kuliah dikumpulkan secara online, termasuk lewat e-mail," ujar Dinda.
Senada dengan Dinda, Adam (25) yang berprofesi sebagai digital desainer, mengaku tidak keberatan untuk mulai menghapus e-mail yang bersifat spam. Menurut Adam, menghapus e-mail bukan pekerjaan berat baginya mengingat pekerjaannya yang tidak bergantung dengan e-mail.
"Kebanyakan feedback dari client disampaikan lewat WhatsApp, jadi tidak masalah kalau (menghapus e-mail) bisa dicicil sedikit-sedikit. Lagipula e-mail yang saya terima tidak terlalu banyak," kata Adam.
Lain hal dengan Aldo (24). Staf administrasi yang bekerja di perusahaan swasta ini menilai bahwa langkah menghapus e-mail tergolong rumit. Karena profesi yang digelutinya, Aldo mengaku rutin menerima puluhan e-mail setiap harinya.












![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)