kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45949,73   8,09   0.86%
  • EMAS1.029.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Harga bahan baku naik, Toyota Motor Manufacturing Indonesia lakukan efisiensi


Minggu, 12 September 2021 / 15:49 WIB
Harga bahan baku naik, Toyota Motor Manufacturing Indonesia lakukan efisiensi
ILUSTRASI. Toyota Motor Manufacturing Indonesia menghadapi kenaikan harga bahan baku.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melakukan efisiensi untuk menyikapi kenaikan harga bahan baku dan penurunan daya beli yang belum sepenuhnya pulih. 

Direktur Corporate Affairs TMMIN Bob Azam memaparkan, saat ini bukan hanya harga aluminium yang naik, melainkan juga hampir semua jenis harga komoditi naik seiring dengan mulai pulihnya perekonomian di beberapa negara besar seperti China dan Amerika. 

"Selain itu juga logistik yang masih belum normal ikut menyumbang kenaikan harga," kata Bob kepada Kontan.co.id, Jumat (10/9). Adapun Bob tidak bisa memerinci berapa rata-rata persen kenaikan harga bahan baku lantaran pihaknya melakukan averaging pembelian. 

Baca Juga: Gangguan Pasokan Bayangi Produsen Komponen Otomotif Asia Tenggara di Kuartal Ketiga

"Di lain sisi daya beli konsumen belum sepenuhnya pulih sehingga industri dalam posisi sulit," ungkap dia. Bob mengatakan, fenomena yang terjadi saat ini di industri adalah peristiwa umum setelah resesi. 

"Yang bisa kami lakukan adalah terus melakukan efisiensi supaya dapat meredam implikasi kenaikan agar tidak membebani konsumen," imbuh Bob. Dia menjelaskan, Toyota terus menerus melakukan efisiensi mulai dari mainternance, logistic, inventory, quality, energy, dan material

Saat ini TMMIN mengoperasikan dua pabrik di wilayah Sunter, Jakarta Utara dan Karawang, Jawa Barat. Pabrik Sunter II yang didirkan pada 1977, merupakan bagian pencetakan dan pengecoran. Kapasitas produksinya 96.000 unit press part per tahun dan 10.000 ton casting part per tahun. 

Sedangkan pabrik Karawang II didirikan tahun 2013 untuk memproduksi mobil sedan seperti Yaris, Vios, dan Sienta. Kapasitas produksi pabrik ini sebesar 120.000 unit pertahun. 

Baca Juga: Kewalahan Juga, Toyota Motor Memangkas Target Produksi Mobil Tahun Fiskal 2021-2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×