kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Harga BBM Non Subsidi Turun Tipis, Komisi XII Minta Penurunan Berlanjut


Rabu, 05 Agustus 2026 / 20:05 WIB
Harga BBM Non Subsidi Turun Tipis, Komisi XII Minta Penurunan Berlanjut
ILUSTRASI. Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi per 1 Agustus 2026 yang turun tipis di Pertamina dan SPBU swasta (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi per 1 Agustus 2026 yang turun tipis mendapat respons dari kalangan legislatif. 

Anggota Komisi XII DPR RI, Yulisman menyatakan, penurunan harga BBM jenis Pertamax hingga Pertamax Turbo menjadi angin segar bagi konsumen. Kebijakan ini dinilai mencerminkan tata kelola energi nasional yang adaptif serta mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian dunia.

"Penurunan harga BBM nonsubsidi menunjukkan bahwa ketika harga minyak dunia menurun, pemerintah memastikan manfaatnya juga dapat dirasakan masyarakat," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga: Insentif EV Ditunda, Begini Strategi APM Otomotif Tingkatkan Penjualan di GIIAS 2026

Yulisman mengungkapkan, penurunan harga BBM non subsidi berpotensi menekan efisiensi beban operasional pada sektor transportasi maupun rantai pasok logistik. Kondisi tersebut diharapkan dapat menjadi stimulan untuk memperkuat daya saing dunia usaha nasional serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik agar tetap bergerak solid.

Lebih lanjut, Yulisman menekankan, pengawasan intensif akan terus dilakukan DPR agar mekanisme penyesuaian harga BBM non subsidi selalu mengacu pada tren harga minyak global yang fluktuatif.

"Kami berharap kebijakan energi yang adaptif seperti ini terus dipertahankan. Ketika harga energi global bergerak turun, masyarakat perlu ikut merasakan manfaatnya, sementara ketahanan energi nasional dan iklim investasi tetap terjaga. Komisi XII DPR RI siap mengawal kebijakan tersebut agar berjalan secara konsisten dan berkelanjutan," pungkasnya.

Baca Juga: Manufaktur Tertekan, Riset CSIS Ekonomi Global 2027 Justru Ditopang Sektor Teknologi

Sekedar mengingatkan, harga BBM turun tipis dibandingkan harga di bulan Juli 2026. Berikut adalah rincian harga BBM SPBU Pertamina Agustus 2026:

  • Pertalite Rp 10.000 per liter;
  • Solar subsidi Rp 6.800 per liter;
  • Pertamax Rp 15.950 per liter, turun dari Rp16.250 per liter;
  • Pertamax Turbo Rp 18.300 per liter, turun dari Rp 19.300 per liter;
  • Pertamax Green Rp 16.600 per liter, turun dari Rp 17.000 per liter;
  • Dexlite Rp 19.700 per liter; dan
  • Pertamina Dex Rp 21.150 per liter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×