kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Harga CPO baik, DSNG menargetkan bisa produksi 700.000 ton CPO tahun ini


Minggu, 19 Januari 2020 / 20:21 WIB
Harga CPO baik, DSNG menargetkan bisa produksi 700.000 ton CPO tahun ini
ILUSTRASI. Bagikan Dividen Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) Andrianto Oetomo (tengah) bersama Direksi dan Komisaris hadir pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) DSNG di Jakarta, Kamis (9/5). RUPST menyetujui membagikan dividen tunai kepada

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dharma Satya Nusantara Tbk siap memacu kinerja operasionalnya. Tahun ini, emiten sawit yang memiliki kode saham DSNG ini menargetkan bisa memproduksi sebanyak 700.000 ton minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Sebagai perbandingan, angka ini relatif lebih tinggi apabila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada sepanjang tahun 2017 misalnya, produksi CPO perseroan hanya tercatat sebesar 403.638 ton. 

Baca Juga: Saham emiten CPO berpotensi bullish, berikut perusahaan yang layak dikoleksi

Sementara itu, realisasi produksi perseroan di tahun 2018 adalah sebesar 488.449 atau meningkat sekitar 21% dibanding tahun sebelumnya.

Direktur DSNG, Jenti Widjaja mengatakan upaya peningkatan produksi merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memanfaatkan momentum harga CPO yang menurut Jenti mengalami lompatan harga luar biasa sejak November 2019 lalu.

Asal tahu saja, pelaku industri sawit memang tengah ketiban menikmati berkah dari tren harga CPO yang membaik. Seperti yang telah diberitakan Kontan.co.id (5/1), Harga CPO ditutup di level RM 3.052/ton pada akhir tahun lalu atau meningkat sekitar 45,36% sejak awal tahun 2019.

Jenti tidak memungkiri bahwa faktor musim berupa kemarau berkepanjangan yang terjadi pada tahun 2019 lalu bisa saja berdampak pada kinerja operasional/produksi perseroan di tahun ini.

Baca Juga: Cisadane Sawit (CSRA) Maksimalkan Momentum Kenaikan Harga CPO

Namun demikian, Ia mengaku cukup optimis bisa mengejar atau setidaknya mencatatkan volume produksi mendekati target oleh karena berbagai upaya yang telah dilakukan perseroan untuk menjaga produksi di tahun sebelumnya.

“Sepanjang tahun 2019 lalu, meskipun harga CPO sangat rendah, aplikasi pupuk kami tetap normal dan tidak dipotong,” ujar Jenti kepada Kontan.co.id (17/01).




TERBARU

Close [X]
×