kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Harga jual kedelai lokal di atas patokan Kemendag


Rabu, 08 Januari 2014 / 15:12 WIB
ILUSTRASI. Bursa saham Jepang. (Kyodo)


Reporter: Handoyo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan harga beli petani untuk komoditas kedelai periode Januari-Maret 2014 sebesar Rp 7.500 per kilogram (kg). Harga tersebut, lebih tinggi Rp 100 per kg dibandingkan periode Oktober-Desember yakni Rp 7.400 per kg.

Peraturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 84/M-DAG/PER/12/2013 tersebut ditandatangani 31 Desember 2013 lalu. Penetapan HBP tersebut telah disesuaikan dengan biaya tenaga kerja serta komponen penunjang dalam kegiatan penanaman.

Timin Kartodohardjo, petani kedelai asal Nganjuk Jawa Timur mengatakan, saat ini harga jual kedelai petani masih di atas dari batas minimal yang ditetapkan Kemendag. "Saya jual Rp 8.500 per kg," ujar Timin.

Meski demikian, Timin bilang, idealnya harga beli kedelai untuk petani dinaikkan hingga Rp 10.000 per kg. Harga tersebut menurut Timin disesuaikan dengan banyaknya komponen yang harus dikeluarkan oleh petani mulai dari bibit, pupuk, bahan bakar solar, dan tenaga kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×