kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.550   50,00   0,29%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Kakao Bagus, Ekspor Tetap Menggelinding


Sabtu, 29 Mei 2010 / 09:52 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Halim Abdul Razak, Ketua Umum DPP Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo) menghitung, pasar ekspor kakao saat ini tidak akan banyak perubahan, karena harga kakao dunia membaik. Dus, aktivitas ekspor pun akan menggelinding seperti biasanya.

“Permintaan untuk kakao masih bagus,” tegas Halim.

Menurut Halim, ekspor kakao harus dilakukan karena kapasitas industri pengolahan kakao hanya 230 ribu ton dari jumlah produksi 500 ribu ton. Sehingga, kakao yang berada di gudang eksportir terpaksa di ekspor karen pasar dalam negeri tidak mampu menyerapnya. “Kami tidak ada pilihan lain, kalau ditahan kami bisa rugi besar,” jelas Halim

Sementara itu, produksi di kakao di Indonesia diprediksikan bisa mencapai 500.000 ton atau naik 4,1% dibandingkan tahun 2009 yang masih berkisar diangka 480.000 ton. Kenaikan produksi itu dipicu oleh adanya program rehabilitasi dan peremajaan tanaman kakao yang digalakan oleh Kementerian Pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×