kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Harga kedelai internasional turun, namun harga tahu dan tempe tidak terpengaruh


Minggu, 26 Agustus 2018 / 17:39 WIB
Harga kedelai internasional turun, namun harga tahu dan tempe tidak terpengaruh
ILUSTRASI. Kedelai


Reporter: Annisa Maulida | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga kedelai Internasional melandai. Mengutip Bloomberg, saat ini harga kedelai sudah turun di kisaran US$ 8,5 per busel dari sebelumnya rata-rata US$ 10 per busel. Penurunan harga sudah terasa pada harga kedelai impor dalam negeri.

"Sudah, mulai kemarin. Jadi, dari harga importir yang sebelumnya Rp 7.150 jadi Rp 7.050 per kilogram," jelas Aip Syarifuddin Ketua Umum Gakoptindo kepada Kontan.co.id,
Sabtu (25/8). Ia melanjutkan penurunan tersebut tidak terlalu signifikan karena kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikta (AS) saat ini di kisaran Rp 14.700.

Penurunan harga kedelai impor ini belum mempengaruhi harga penjualan tahu dan tempe di pasaran. "Belum banyak berpengaruh. Harga tahu dan tempe di pasaran
masih stabil sekitar Rp 15.000 per kilogram dan untuk tahu kurang lebih masih sama," ujar Aip.

Aip mengatakan kedelai lokal yang pasarnya berbeda dengan kedelai impor, tidak merasakan dampak dari penurunan harga tersebut. Karena seluruh kedelai lokal hasil produksi dalam negeri tetap dibeli dan habis.

Kebutuhan kedelai impor masih di perlukan untuk produksi tahu dan tempe setiap tahunnya. "Produksi kedelai lokal 1 tahun sekitar 700.000 ton, padahal kebutuhan kedelai 1 tahun sekitar 3 juta ton. Sehingga masih butuh impor 2 juta ton lebih pertahun," ujar Aip.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×