kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Harga Minyak dan Kurs Surung Harga Karet Dunia


Senin, 19 April 2010 / 00:40 WIB


Reporter: Amailia Putri Hasniawati, Femi Adi Soempeno

JAKARTA. Kenaikan harga karet dunia dipengaruhi oleh faktor alam, permintaan yang melonjak dan tekanan politik di negara penghasil karet seperti Thailand.

Namun, Sekretaris Jenderal Association of Natural Rubber Producing Countries (ANPRC) Djoko Said Damardjati menilai nilai tukar mata uang juga ikut mempengaruhi harga karet dunia. "Melemahnya dolar AS mendorong para eksportir menaikkan harga," katanya kepada Kontan.

Faktor lain yang ikut membentuk harga kontrak karet adalah pergerakan harga minyak. Joko menghitung, harga minyak sedikit naik, harga karet di bursa berjangka juga ikut terkerek naik akibat aksi spekulasi para hedge fund manager dan investor.

Sepanjang minggu lalu, harga karet di bursa Komoditi Tokyo untuk pengiriman Mei 2010 menunjukkan peningkatan yang cukup drastis. Senin pekan lalu (12/4) harga karet 259,60 per kilogram, lalu terus meningkat pada pertengahan minggu di hari Rabu (14/4) ke level 361,40 per kilogram, dan ditutup di level 383,00 yen per kilogram pada akhir pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×