Reporter: Zendy Pradana | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax kini sudah mencapai Rp 16.250 per liternya. Kenaikan tersebut ternyata juga berdampak untuk jasa pengiriman barang.
Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Budiyanto Darmastono menjelaskan bahwa kenaikan harga pertamax ini berdampak secara langsung ataupun tidak langsung terhadap industri jasa pengiriman dan logistik.
Dia menyebut, salah satu yang akan terdampak dalam jasa pengiriman barang yakni tertekannya biaya transportasi. Sebab, biaya transportasi masih menjadi komponen paling besar dalam struktur biaya operasional perusahaan jasa pengiriman.
Baca Juga: Asperindo Desak Pemerintah Batalkan Tarif Jasper dan SGHA untuk Layanan Kargo Udara
"Kenaikan harga BBM akan meningkatkan biaya mobilitas armada, baik untuk distribusi antarkota, pengiriman last mile, maupun kegiatan operasional pendukung lainnya," ujar Budiyanto Darmastono kepada Kontan, Kamis (11/6/2026).
Budiyanto menuturkan bahwa dampak kenaikan Pertamax akan membuat perusahaan meningkatkan biaya logistik secara keseluruhan dan memberikan tekanan terhadap efisiensi operasional perusahaan jasa pengiriman.
"Dampak kenaikan BBM tidak hanya berasal dari konsumsi bahan bakar kendaraan, tetapi juga memicu kenaikan biaya lain seperti tarif angkutan, biaya vendor transportasi, harga suku cadang, biaya pemeliharaan armada, hingga kenaikan harga kebutuhan operasional yang digunakan dalam rantai pasok," ucap dia.
Lebih jauh, kata Budiyanto, dampak kenaikan BBM untuk operasional dengan jumlah besar dan jaringan distribusi yang luas akan tertekan.
"Dalam operasional logistik, biaya transportasi dapat mencapai sekitar 30% hingga 50% dari total biaya operasional, tergantung model bisnis dan cakupan layanan perusahaan," kata Budiyanto.
Baca Juga: Tarif Layanan E-Commerce Naik, Asperindo: Industri Jasa Pengiriman Saat Ini Tertekan
Oleh karena itu, setiap kenaikan harga BBM akan berpengaruh langsung terhadap biaya pengiriman.
Selain dampak langsung pada armada perusahaan, kenaikan BBM juga memengaruhi mitra transportasi, vendor distribusi, dan pelaku usaha lainnya dalam ekosistem logistik.
Akibatnya, terjadi efek berantai yang meningkatkan biaya operasional di seluruh rantai distribusi barang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













