kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.911   41,00   0,23%
  • IDX 5.672   -148,76   -2,56%
  • KOMPAS100 733   -19,19   -2,55%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,60   -2,28%
  • IDX30 318   -7,29   -2,24%
  • IDXHIDIV20 392   -8,84   -2,21%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,62   -1,50%
  • IDXQ30 102   -2,38   -2,27%

Harga Rumah Tapak Naik, Utamanya pada Tipe Properti Kecil


Kamis, 16 Mei 2024 / 11:38 WIB
Harga Rumah Tapak Naik, Utamanya pada Tipe Properti Kecil
ILUSTRASI. Pembangunan perumahan di Tangerang Selatan, Kamis (6/1). (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan harga rumah tapak meningkat pada kuartal I 2024, bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Hasil survei harga properti residensial (SHPR) Bank Indonesia yang mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer pada kuartal I 2024 melanjutkan peningkatan.

Hal ini tecermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada kuartal I 2024 sebesar 1,89% year on year (YoY), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal IV 2023 yang sebesar 1,74% YoY.

Peningkatan IHPR tersebut terutama didorong oleh kenaikan harga properti tipe kecil yang meningkat 2,41% YoY, melanjutkan kenaikan harga pada kuartal IV 2023 yang sebesar 2,15% YoY.

Kemudian, perkembangan harga rumah tipe menengah dan besar pada kuartal I 2024 juga terindikasi masih meningkat meski tidak setinggi triwulan sebelumnya. Harga masing-masing tipe tersebut naik sebesar 1,60% dan 1,53% YoY, melambat dari 1,87% dan 1,58% YoY pada kuartal sebelumnya.

Baca Juga: Sepanjang Tahun Ini, Minahasa Membangun Hebat (HBAT) Targetkan Rp 65,40 Miliar

Asisten Gubernur, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyampaikan, penjualan properti residensial tumbuh 31,16% YoY, meningkat signifikan dibandingkan kuartal sebelumnya yang tumbuh sebesar 3,37% YoY.

“Ini didorong peningkatan penjualan pada seluruh tipe rumah,” tutur Erwin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/5).

Selain itu, hasil survei juga menunjukkan bahwa sumber pembiayaan pembangunan properti residensial terutama berasal dari dana internal pengembang dengan pangsa 72,93%.

Sementara dari sisi konsumen, pembelian rumah primer mayoritas dilakukan melalui skema pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 76,25% dari total pembiayaan.

Secara spasial, dari 18 kota yang diamati, sembilan kota mengalami peningkatan IHPR, delapan lainnya mengalami perlambatan sementara satu kota tercatat mengalami penurunan.

Baca Juga: Paramount Land Gencar Luncurkan Produk Komersial di Gading Serpong

Peningkatan harga rumah terbesar pada kuartal I 2024 terutama terjadi di Kota Samarinda (2,45% YoY), Pontianak (4,68% YoY), dan Denpasar (1,48% YoY).

Adapun perlambatan terutama terjadi di Kota Bandar Lampung (0,10% YoY), Surabaya (0,34% YoY), dan Balikpapan (0,48% YoY), sedangkan di Kota Pekanbaru tercatat kontraksi 0,13% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×