kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Harga susu bubuk capai rekor tertinggi sejak Juli 2008


Rabu, 02 Maret 2011 / 12:09 WIB
ILUSTRASI. Pengendara melintasi layar pergerakan saham di jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Rabu (27/11/2019). IHSG terpental lagi diperdagangan, Selasa (21/1/2020). Kemarin, IHSG turun 0,11% ke level 6.238,15.


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

WELLINGTON. Harga susu bubuk menanjak hingga mencetak rekor, seiring tingginya permintaan dari China. Sementara, pasokan dunia masih seret lantaran produksi yang menurun.

Menurut Fonterra Cooperative Group Ltd. sebagai eksportir susu terbesar di dunia, harga susu bubuk saat ini telah naik 15% dari harga dua minggu sebelumnya ke harga US$ 4.958 per metrik ton. Harga ini merupakan yang tertinggi untuk kontrak jangka pendek sejak Juli 2008.

Harga susu bubuk telah naik 41% dalam tiga bulan terakhir. Ditambah, bencana gempa bumi yang terjadi di Christcrhurch, Selandia Baru pada 21 Februari 2011 lalu menjadi pertanda bahwa harga komoditi ini masih akan terkerek naik. Asal tahu saja, Selandia Baru merupakan salah satu produsen susu terbesar di dunia.

"Permintaan melebihi pasokan saat ini, dan situasi ini masih akan berlanjut dalam tahun-tahun ke depan," ujar James Shortall ekonom ASB Bank Ltd di Auckland.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×