kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Hasnur Internasional Shipping (HAIS) Berencana Menambah 3 Kapal Baru pada 2023


Kamis, 22 Desember 2022 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) berkeinginan untuk kembali menambah armada kapal baru pada tahun 2023


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) berkeinginan untuk kembali menambah armada kapal baru pada tahun 2023. Hal ini seiring meningkatnya kebutuhan pengangkutan hasil komoditas.

Asal tahu saja, saat ini HAIS memiliki 13 set kapal tug and barges (tunda dan tongkang) dan 1 set kapal tongkang.

Novian Fitriawan, Direktur Hasnur Internasional Shipping mengatakan, pihaknya berencana menambah minimal 3 kapal baru pada tahun depan. HAIS pun sedang memproses pembelian satu kapal baru yang diharapkan dapat selesai pada semester I-2023.

Baca Juga: Kinerja Hasnur Internasional Shipping (HAIS) Melonjak Hingga Kuartal III-2022

Investasi untuk membeli kapal baru disebut Novian cukup bervariasi. Hitung-hitungan Manajemen HAIS, investasi untuk satu kapal baru bisa mencapai kisaran Rp 50 miliar-Rp 60 miliar. Nilai investasi tersebut bisa saja berubah sewaktu-waktu karena harga kapal bergerak secara dinamis di pasar global.

“Harga kapal memang cenderung naik tahun ini, tetapi kami lihat kenaikannya mulai melandai karena perbaikan suplai,” ungkap Novian dalam paparan publik, Kamis (22/12).

Keberadaan kapal baru sangat diperlukan oleh HAIS sejalan dengan meningkatnya permintaan pengangkutan komoditas, terutama batubara. Dengan adanya kapal baru, maka HAIS berpeluang untuk meningkatkan margin profitabilitas.

Lantas, meski belum diputuskan secara final, capital expenditure (capex) atau belanja modal HAIS pada tahun depan sebagian besar akan ditujukan untuk pengadaan kapal baru. Di sisi lain, HAIS hanya menyediakan porsi capex yang minimalis untuk kebutuhan pemeliharaan atau maintenance kapal.

 

“Mayoritas kapal kami umurnya masih di bawah 10 tahun, sehingga capex maintenance kami masih minimum,” imbuh dia.

Sebagai informasi, penjualan neto HAIS meningkat 83% year on year (YoY) menjadi Rp 541,29 miliar per kuartal III-2022. Di saat yang sama, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk HAIS melesat 171% (YoY) menjadi Rp 78,35 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×