kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Helikopter sewaan Freeport jatuh di Timika


Selasa, 09 Oktober 2012 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Matahari Department Store (LPPF) membatasi harga maksimal buyback pada Rp 3.050 per saham.


Reporter: Melati Amaya Dori | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Sebuah helikopter sewaan diketahui jatuh di kawasan Timika Papua pada pukul 07.00 WITA. Helikopter tersebut biasanya digunakan oleh PT Freeport Indonesia untuk kegiatan operasional.

Kepala Pusat Komunikasi dan Informasi Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan menyebutkan, helikopter yang biasa digunakan untuk angkutan karyawan itu dioperasikan oleh PT Hevilift Indonesia, sebagai penyedia jasa sewa helikopter.

"Semua korban yang berjumlah 26 orang kini selamat. Tiga orang diantaranya adalah awak helikopter," kata Bambang kepada KONTAN di Jakarta hari ini (9/10).

Bambang juga menegaskan, berdasarkan informasi terakhir yang Ia peroleh, proses evakuasi korban selamat helikopter tersebut saat ini masih berlangsung. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab jatuhnya helikopter tersebut.

Sekadar informasi saja, helikopter sewa milik Hevilift itu jatuh di posisi mil 66, saat berangkat dari Timika menuju tambang emas Tembagapura. Pihak Kementerian Perhubungan mengaku menerima sendiri informasi jatuhnya helikopter tersebut pada pukul 07.55 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×