kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.822   -6,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Hero Supermarket jalankan strategi berbeda untuk setiap format


Kamis, 04 Oktober 2018 / 14:38 WIB
Hero Supermarket jalankan strategi berbeda untuk setiap format
Patrik Lindvall, Presiden Direktur PT HERO Supermarket Tbk


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hero Supermarket Tbk (HERO) terus melakukan program perubahan komprehensif untuk memperbaiki bisnis makanan. Selain itu, perusahaan juga menggenjot kontribusi bisnis non makanan untuk men-drive pertumbuhan kinerja.

Patrik Lindvall, Presiden Direktur HERO menyampaikan bahwa strategi perusahaan akan berbeda-beda untuk setiap format. Asal tahu saja saat ini HERO memiliki gerai Hero Supermarket, Giant Ekstra dan Ekspress, Guardian dan Ikea.

"Misalnya pada bisnis makanan, Giant meluncurkan program harga teman sebagai salah satu strategi perusahaan untuk menawarkan harga yang lebih murah untuk pelanggan," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (4/10).

Sedangkan untuk Hero Supermarket perusahaan akan melakukan branding sebagai supermarket premium dengan mengutamakan kualitas produk dan pelayanan. Untuk Ikea perusahaan juga tengah bersiap membangun gerai kedua di Cakung, Jakarta Timur.

"Hal ini dilakukan mengingat kinerja penjualan Ikea terus menunjukkan momentum positif dan pertumbuhannya didukung oleh peningkatan jumlah pelanggan ke gerai Ikea Alam Sutera," lanjutnya.

Sedangkan untuk Guardian perusahaan berfokus pada ekspansi berkelanjutan, tampilan baru, produk eksklusif dan terus mengembangkan supply chain dengan membuka distribution center baru di Surabaya, Jawa Timur.

Asal tahu saja, sampai dengan semester I 2018, bisnis non makanan yang dikontribusikan Guardian dan Ikea menunjukkan pertumbuhan 27% menjadi Rp 1,41 triliun. Perusahaan berharap bisnis non makanan bisa terus menunjukkan kinerja positifnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×