kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Hero Supermarket jalankan strategi berbeda untuk setiap format


Kamis, 04 Oktober 2018 / 14:38 WIB
Patrik Lindvall, Presiden Direktur PT HERO Supermarket Tbk


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hero Supermarket Tbk (HERO) terus melakukan program perubahan komprehensif untuk memperbaiki bisnis makanan. Selain itu, perusahaan juga menggenjot kontribusi bisnis non makanan untuk men-drive pertumbuhan kinerja.

Patrik Lindvall, Presiden Direktur HERO menyampaikan bahwa strategi perusahaan akan berbeda-beda untuk setiap format. Asal tahu saja saat ini HERO memiliki gerai Hero Supermarket, Giant Ekstra dan Ekspress, Guardian dan Ikea.

"Misalnya pada bisnis makanan, Giant meluncurkan program harga teman sebagai salah satu strategi perusahaan untuk menawarkan harga yang lebih murah untuk pelanggan," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (4/10).

Sedangkan untuk Hero Supermarket perusahaan akan melakukan branding sebagai supermarket premium dengan mengutamakan kualitas produk dan pelayanan. Untuk Ikea perusahaan juga tengah bersiap membangun gerai kedua di Cakung, Jakarta Timur.

"Hal ini dilakukan mengingat kinerja penjualan Ikea terus menunjukkan momentum positif dan pertumbuhannya didukung oleh peningkatan jumlah pelanggan ke gerai Ikea Alam Sutera," lanjutnya.

Sedangkan untuk Guardian perusahaan berfokus pada ekspansi berkelanjutan, tampilan baru, produk eksklusif dan terus mengembangkan supply chain dengan membuka distribution center baru di Surabaya, Jawa Timur.

Asal tahu saja, sampai dengan semester I 2018, bisnis non makanan yang dikontribusikan Guardian dan Ikea menunjukkan pertumbuhan 27% menjadi Rp 1,41 triliun. Perusahaan berharap bisnis non makanan bisa terus menunjukkan kinerja positifnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×