kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.888   -12,00   -0,07%
  • IDX 7.997   61,33   0,77%
  • KOMPAS100 1.128   11,67   1,04%
  • LQ45 819   3,28   0,40%
  • ISSI 282   4,03   1,45%
  • IDX30 426   0,03   0,01%
  • IDXHIDIV20 512   -2,50   -0,49%
  • IDX80 126   1,04   0,84%
  • IDXV30 139   0,17   0,12%
  • IDXQ30 139   -0,41   -0,30%

Hipmi: Pemerintah harus realisasikan paket kebijak


Kamis, 28 Januari 2016 / 19:19 WIB
Hipmi: Pemerintah harus realisasikan paket kebijak


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Para pengusaha meminta pemerintah merealisasikan paket kebijakan ekonomi untuk menggairahkan pasar. Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) meminta pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla memprioritaskan upaya mengimplementasikan delapan paket yang sudah diluncurkan daripada menambah paket lainnya.

"Tidak perlu banyak paket yang penting segera diimplementasikan," kata Ketua Umum BPP Hipmi, Bahlil Lahadalia dalam rilis yang diterima KONTAN, Kamis (28/1).

Pasalnya, jika paket kebijakan terlambat terimplementasikan, maka akan kehilangan momentum atau tidak relevan lagi terhadap perekonomian yang sedang lesu ini, karena fluktuasi ekonomi cepat berubah.

Hasil kajian Hipmi Reseacrh Center mencatat sebagian besar paket ekonomi yang telah diluncurkan masih terganjal di meja kementerian. Walaupun pemerintah telah mengeluarkan sejumlah peraturan pemerintah (PP), namun sejumlah regulasi seperti keputusan menteri (Kepmen), peraturan menteri (Permen), peraturan kepala (Perka), hingga surat edaran (SE) belum juga terlaksana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×