kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Honda dan General Motors Teken Kerja Sama Produksi Unit Daya Berbahan Bakar Hidrogen


Selasa, 30 Januari 2024 / 08:48 WIB
Honda dan General Motors Teken Kerja Sama Produksi Unit Daya Berbahan Bakar Hidrogen
ILUSTRASI. Honda dan General Motors (GM) mengumumkan kerjasama produksi unit daya berbahan bakar hidrogen di Amerika Serikat melalui Fuel Cell System Manufacturing (FCSM) , LLC.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Honda dan General Motors (GM) mengumumkan kerja sama produksi unit daya berbahan bakar hidrogen di Amerika Serikat (AS) melalui pembentukan Fuel Cell System Manufacturing (FCSM), LLC. 

Unit daya berbahan bakar hidrogen ini memiliki kelebihan daya tahan dikarenakan telah menggunakan bahan yang tahan korosi tinggi dan tahan di suhu rendah. Sistem ini akan digunakan pada kendaraan berbahan bakar hidrogen (FCEV) yang akan diluncurkan Honda pada tahun 2024.

Untuk mengurangi biaya dalam pengembangan dan produksi, FCSM telah melakukan berbagai pendekatan. Di antaranya adalah pengurangan penggunaan jumlah logam mulia yang signifikan, peningkatan skala ekonomi melalui produksi besar, serta standardisasi sumber pengadaan suku cadang.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan tersebut, biaya sistem sel bahan berhasil dikurangi hingga sepertiga dari total biaya.

FCSM didirikan pada bulan Januari 2017 dan merupakan perusahaan kerja sama pertama di industri otomotif yang fokus pada produksi sistem sel bahan bakar canggih. Pabrik pembuatan baterai GM ini memiliki total investasi sebesar US$ 85 juta dan dibangun diatas tanah seluas luas 6.503 meter persegi (m2) yang berada di Brownstown, Michigan, Amerika Serikat.

Baca Juga: Honda Resmikan Layanan Bodi & Cat Honda Surabaya Center,Tawarkan Layanan Terlengkap

Suheb Haq, Presiden FCSM mengatakan, awal produksi ini menandai tonggak penting bagi GM dan Honda dalam upaya menjadikan transportasi dan kebutuhan energi lainnya netral karbon.

"Semua orang di FCSM bekerja sebagai satu tim dengan misi menyediakan sistem sel bahan bakar hidrogen yang terjangkau kepada pelanggan kami," ujar dia dalam siaran pers yang diterima Kontan, Senin (29/1).

Tetsuo Suzuki, Wakil Presiden FCSM juga menambahkan, pihaknya telah menciptakan sistem produksi bertenaga yang mengintegrasikan kekuatan Honda dan GM. FCSM telah mewujudkan sistem produksi massal berkualitas tinggi yang memperhatikan detail dan berupaya memanfaatkan teknologi sel bahan bakar hidrogen di masa depan dan awal mulanya era hidrogen.

"Kami siap memenuhi kebutuhan anda," kata dia.

Sejak 2013, Honda dan GM bekerja sama dalam pengembangan sistem sel bahan bakar dengan tujuan menghasilkan sistem yang lebih praktis dan berbiaya rendah untuk memperluas penggunaan dan kegunaannya pada masa depan.

Baca Juga: Pasar Mobil Segmen LCGC Dinilai Masih Cukup Prospektif

Honda memiliki tujuan untuk mencapai netralitas karbon melalui semua produk dan aktivitas perusahaan pada tahun 2050. Upaya ini mencakup tidak hanya produk, melainkan juga seluruh siklus hidupnya, termasuk aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan energi bersih dan sirkulasi sumber daya. Hidrogen diposisikan sebagai pembawa energi yang menjanjikan bersama dengan listrik. 

Honda pun telah melakukan penelitian dan pengembangan pada teknologi hidrogen dan FCEV selama lebih dari 30 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×