kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Ekonomi China melambat, ekspor Indonesia ke China paling terdampak


Senin, 21 Januari 2019 / 20:13 WIB
Ekonomi China melambat, ekspor Indonesia ke China paling terdampak


Reporter: Mochammad Fauzan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbas perlambatan pertumbuhan ekonomi di China memberikan dampak bagi pebisnis tanah air. Yang paling terasa adalah ekspor dari dalam negeri ke Tiongkok.

Menurut Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal, perlambatan pertumbuhan berpotensi menekan permintaan domestik China terhadap produk impor. Termasuk dari Indonesia.

"Ini menjadi krusial mengingat China adalah mitra dagang terbesar kita." ujar Faisal, Senin (21/1).

Pertumbuhan ekonomi China berada pada level terlemah sejak masa krisis finansial global 2009 lalu. Mengutip Reuters, Senin (21/1), perlambatan ekonomi China ini memicu kekhawatiran tentang risiko pertumbuhan ekonomi dunia. 

Pertumbuhan ekonomi China pada Desember 2018 tercatat sebesar 6,4%. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2018 hanya sebesar 6,6%, yang merupakan pertumbuhan ekonomi paling lambat sejak 1990.

Ekonomi China mencapai sepertiga dari pertumbuhan ekonomi dunia, China juga dikenal sebagai negara dengan ekonomi kedua terbesar di dunia.

Pengamat ekonomi Agustinus Prasetyantoko turut menilai bahwa penurunan pertumbuhan China adalah indikator perlemahan global. Secara langsung permintaan (demand) produk dari Indonesia akan menurun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×