kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Impor kedelai hingga April capai 531.000 ton


Kamis, 03 Mei 2018 / 17:48 WIB
ILUSTRASI. Produksi tempe


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga April 2018, realisasi impor kedelai sudah mencapai 532.000 ton. Ketua Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo) Yusan mengatakan, realisasi impor ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.

Yusan pun mengatakan, saat ini stok kedelai nasional sekitar 100.000 ton. Lalu, kedelai yang akan diimpor pada Mei dan Juni sebesar 225.000 ton dan 230.000 ton. “Kebutuhan sebulan biasanya 100.000 - 150.000 ton. Pasokan untuk bulan puasa aman,” ujar Yusan kepada Kontan.co.id, Kamis (3/5).

Tahun lalu, impor kedelai sebesar 2,67 juta ton. Yusan mengatakan, impor tahun ini akan dipengaruhi oleh produksi kedelai di dalam negeri.

“Kalau produksi kedelai dalam negeri meningkat artinya impor bisa ditekan tetapi kalau banyak hujan, biasanya panen turun sehingga impor bisa naik sekitar 2% sampai 5%,” ujar Yusan.

Yusan mengakui, pelemahan nilai rupiah terhadap dollar dapat mempengaruhi harga kedelai impor. Menurutnya saat ini harga impor kedelai sebesar Rp 7.000 per kg, sementara menurutnya harga kedelai minggu lalu sekitar Rp 6.950 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×