kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Importir untung jual daging di bawah Rp 80.000/kg


Senin, 20 Juni 2016 / 18:46 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengklaim saat ini para pengusaha yang menjual daging di bawah Rp 80.000 per kilogram sudah memperoleh keuntungan.

Amran memberi gambaran, bila perusahaan impor menjual Rp 75.000 per kilogram maka ada keuntungan Rp 5.000 per kilogram karena modal awal sekitar Rp 70.000 per kilogram.

"Bayangkan dia jual 1.000 ton daging dengan keuntungan Rp 5.000 per kilogram maka untung totalnya Rp 5 miliar," ujarnya di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (20/6/2016).

Ditengah konfrensi pers dengan awak media, Mentan langsung menanyakan satu persatu perwakilan perusahaan importir daging sapi.

"Bagaimana Pak, apakah ada yang rugi jual Rp 80.000 per kilogram. Nah gak ada kan, semua untung, besar kecilnya itu perusahaan yang tahu," terangnya.

Mentan pun membantah bahwa para importir daging sapi rugi karena menjual harga sesuai dengan keinginan pemerintah yakni Rp 80.000 per kilogram.

"Kalau ada yang bilang rugi, saya akan bilang lebih baik kuota impor bapak dikurangi," tegas Amran.

Kementerian Pertanian hari ini telah melakukan pertemuan dengan importir daging.

Hasilnya, mereka sepakat untuk melakukan operasi pasar besar-besaran dan juga memperluas sebaran operasi pasar di Indonesia.

"Kami telah bertemu para importir daging dan kami terima kasih kepada teman-teman importir. Ada 10 perusahaan ikut partisipasi operasi pasar besar-besaran, dengan sekitar 8.110 ton," pungkas Mentan. (Penulis: Pramdia Arhando Julianto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×