kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Indika Energy (INDY) anggarkan capex US$ 130 juta untuk tahun depan


Kamis, 17 Desember 2020 / 16:21 WIB
Indika Energy (INDY) anggarkan capex US$ 130 juta untuk tahun depan
ILUSTRASI. PT Indika Energy Tbk (INDY)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) sedang menyusun rencana anggaran untuk tahun depan. Dari sisi belanja modal alias capital expenditure (capex) INDY akan menganggarkan dana lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun ini.

Direktur & Group Chief Financial Officer INDY Retina Rosabai mengungkapkan, capex yang dianggarkan INDY berkisar diangka US$ 130 juta pada 2021. Namun, Retina belum membeberkan alokasi penggunaan dana tersebut.

Yang pasti, pendaaan capex akan bersumber dari campuran kas internal serta perbankan. "Detail daripada capex akan kami sampaikan penggunaan untuk apa saja, setelah selesai finalisasi dan approval  budget untuk 2021," kata Retina saat Public Expose INDY, Kamis (17/12).

Baca Juga: Indika Energy (INDY) bidik diversifikasi bisnis non-batubara hingga 50% di 2025

Adapun serapan capex INDY hingga Kuartal III-2020 mencapai US$ 66,4 juta. Rincinya, sebanyak US$ 0,9 juta untuk Indika Energy, US$ 1,2 juta untuk Kideco Jaya Agung, US$ 1,9 juta untuk Indika Indonesia Resources.

Lalu, US$ 10,4 juta untuk MBSS, dan Petrosea sebanyak US$ 21,9 juta. Capex terbanyak diserap oleh Interport sebanyak US$ 30,2 juta, yang telah mengoperasikan terminal penyimpanan BBM di Balikpapan, Kalimantan Timur, sejak November 2020.

Menurut Retina, hingga tutup tahun 2020 serapan capex ditaksir akan dibawah dana yang dianggarkan, yakni sebesar US$ 100 juta. "Kemungkinan besar tidak akan terserap semuanya, kita lihat progres dari proyek-proyek yang kita jalankan," pungkasnya.

Selanjutnya: Indika Energy (INDY) bakal ajukan perpanjangan PKP2B Kideco Jaya Agung tahun depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×