kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Indika Energy (INDY) terjun ke bisnis kendaraan listrik


Kamis, 08 April 2021 / 01:48 WIB
ILUSTRASI. PT Indika Energy Tbk (INDY)


Reporter: Sandy Baskoro | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) memperluas bisnis ke segmen kendaraan listrik.

INDY mendirikan perusahaan bernama PT Electra Mobilitas Indonesia (EMI), pada Senin (5/4) lalu. Di EMI, Indika Energy menguasai 99,9975% saham. Adapun sisanya 0,0025% milik PT Indika Energy Infrastructure (IEI), yang juga anak usaha INDY.

Baca Juga: Simak saham pilihan analis untuk Grup Indika

"Penyertaan saham di EMI merupakan langkah INDY untuk melakukan ekspansi usaha ke sektor kendaraan listrik di Indonesia," tulis Corporate Secretary INDY, Adi Pramono, dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (7/4).

Namun manajemen INDY tak menjelaskan secara detail mengenai rencana pengembangan bisnis kendaraan listrik lebih jauh.

Selama ini, Indika Energy menjalankan sedikitnya tiga segmen bisnis, yakni sumber daya energi (batubara), jasa energi dan infrastruktur energi. Di lini sumber daya energi, INDY mengandalkan produsen batubara PT Kideco Jaya Agung dan PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU).

Baca Juga: Pengusaha dukung visi Arsjad Rasjid majukan Kadin daerah

Di segmen jasa energi, INDY menjalani bisnisnya melalui PT Tripatra Multi Energi dan PT Petrosea Tbk (PTRO). Adapun di lini infrastruktur energi, INDY mengusung PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×