kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Indofood masih kuasai 70% pasar mi instan


Selasa, 01 Agustus 2017 / 21:00 WIB
Indofood masih kuasai 70% pasar mi instan


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Markus Sumartomjon

JAKARTA. Penjualan mie instant tahun ini diproyeksikan akan mencapai 16 miliar bungkus. Angka ini naik 8% dari pencapaian tahun lalu sebesar 15 miliar bungkus. Target ini diperkirakan bakal tercapai melihat perolehan penjualan mie instant di paruh pertama.

Posisi Indofood melalui merk Indomie masih diyakini tetap menguasai pasar mie instant. Menurut Analis Joni Wintarja dari NHK Securities, posisi Indofood sebagai produsen mie instant terbesar masih susah untuk dilampaui oleh kompetitor, baik yang sudah lama maupun merk-merk baru.

"Karena Indonesia negara kepulauan dan sistem distribusi Indofood sudah menyeluruh. Barrier to entry-nya besar," ungkapnya kepada KONTAN, Selasa (1/8).

Selain itu, merek Indomie yang terlanjur sticky di otak masyarakat sulit terhapus. 

Tak heran bila hingga kini Indofood masih menguasai pangsa pasar mi instan sekitar 70% di pasar domestik. Peringkat kedua dipegang Wings Food dengan produk Mie Sedaap.

Ia bahkan meyakini bahwa belum ada strategi yang tepat bagi para kompetitor untuk menyaingi Indomie. "Susah karena dari sisi tepung gandum juga dikuasai Indofood. Mereka pegang peranan dari hulu ke hilir," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×