kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Indonesia bakal genjot ekspor CPO olahan ke China dan India


Rabu, 05 Oktober 2011 / 12:17 WIB
ILUSTRASI. Kurang tidur di malam hari bisa jadi salah satu penyebab sering mengantuk di siang hari. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Asosiasi Industri Produk Olahan CPO Malaysia memprediksi Indonesia berpotensi meningkatkan ekspor produk olahan CPO ke China dan India. Ini seiring diberlakukannya pemangkasan bea keluar produk olahan CPO yang telah berlaku sejak 1 Oktober 2011.

"Indonesia akan mendapatkan pangsa pasar yang besar seperti ke China, India dan Pakistan. Terutama saat kondisi harga CPO sedang sensitif seperti sekarang," ujar Mohammad Jaafar Ahmad Ketua Asosiasi Pengolahan CPO Malaysia.

James Fry Ketua LMC International Ltd, perusahaan konsultan di Oxford, Inggris ini mengatakan, kenaikan ekspor CPO olahan dari Indonesia akan menekan ekspor CPO Malaysia di beberapa negara tujuan ekspor. Artinya, stok CPO Malaysia akan meningkat dan cenderung menekan harga CPO.

"Dengan meningkatnya pasokan dari Malaysia, tentu akan menekan harga CPO, tapi tidak akan banyak," ujar Derom Bangun Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia.

Bea keluar untuk produk olahan CPO dipangkas menjadi 10% dari sebelumnya 23%. Sementara bea ekspor Refined Bleached Deodorized Palm Oil alias produk hasil olahan CPO diturunkan menjadi 13% dari 25%.

Derom menjelaskan, Indonesia akan mulai menggenjot kapasitas industri pengolahan CPO dari 30% menjadi 50%.

"Beberapa perusahaan Malaysia telah menyampaikan niatnya untuk berinvestasi di Indonesia untuk ikut mengambil keuntungan dari kondisi ini," ujar Lee Yeow Chor Eksekutif Direktur IOI Corp.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×