kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Indonesian Paradise (INPP) Masih Pede Kejar Pertumbuhan Pendapatan 5%-10% di 2026


Senin, 05 Oktober 2026 / 15:25 WIB
Indonesian Paradise (INPP) Masih Pede Kejar Pertumbuhan Pendapatan 5%-10% di 2026
ILUSTRASI. Indonesian Paradise Property (INPP) masih optimistis dapat mencapai target bisnis yang dibidik di awal tahun 2026. (DOK/PT Indonesian Paradise Property)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) masih optimistis dapat mencapai target bisnis yang dibidik di awal tahun 2026. Optimisme tersebut didukung oleh pencapaian pada paruh pertama lalu. 

Manajemen INPP membidik pertumbuhan kinerja pendapatan sebesar 5%-10% di sepanjang tahun ini.

Wakil Presiden Direktur INPP Surina mengatakan, sampai dengan semester I-2026, INPP masih membukukan kinerja yang mengesankan. 

Pada periode tersebut, INPP mencatat perolehan laba lebih dari Rp 142 miliar dan pendapatan lebih dari Rp 858 miliar, yang mayoritas berasal dari segmen komersial. 

Baca Juga: AVIA Bangun Pabrik Ketiga di Cirebon, Target Penjualan 2026 Naik hingga 14%

Prospek pertumbuhan ini didukung oleh optimalisasi aset properti eksisting serta kontribusi recurring income dari segmen komersial dan hospitality. 

“Dengan fondasi bisnis yang semakin kuat tersebut, INPP optimistis dapat mencapai target yang telah ditetapkan, dengan proyeksi pertumbuhan pendapatan sebesar 5%–10%,” ungkap Surina, kepada KONTAN, di pekan lalu. 

Memasuki semester kedua, manajemen cukup optimistis target pertumbuhan pendapatan 2026 dan EBITDA positif masih dapat dipertahankan. 

Ia mengatakan, fokus perusahaan tahun ini adalah mempertahankan kinerja keuangan yang tangguh serta mendorong pertumbuhan recurring income diharapkan di atas 70% melalui proyek-proyek yang dikembangkan.

INPP juga fokus menjalankan berbagai inisiatif efisiensi operasional lewat revitalisasi aset guna meningkatkan dan mengoptimalkan aset properti yang dimiliki untuk menopang peningkatan kinerja jangka panjang.

Baca Juga: WIKA Siapkan Divestasi Aset Rp 5,5 Triliun untuk Penyehatan Keuangan

Selain itu, strategi diversifikasi bisnis melalui berbagai portofolio properti yang dimiliki turut menopang ketahanan kinerja. “Memungkinkan Perseroan untuk tidak bergantung pada satu lini bisnis saja,” ucapnya. 

Portofolio properti mixed-use INPP, disebut menjadi salah satu keunggulan kompetitif, di mana setiap lini bisnis saling melengkapi dalam menjaga pertumbuhan dan profitabilitas ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×