kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Indonesian Tobacco (ITIC) sasar segmen ritel modern


Selasa, 14 Januari 2020 / 18:16 WIB
Indonesian Tobacco (ITIC) sasar segmen ritel modern
ILUSTRASI. Emiten tembakau dan rokok PT Indonesian Tobacco Tbk

Reporter: Agung Hidayat | Editor: Anna Suci

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) terus memperlebar pemasaran produknya baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Djonny Saksono, Direktur Utama ITIC mengatakan bahwa manajemen telah memperkuat tim pemasarannya di beberapa titik.

Selain itu di tengah harga rokok yang meningkat, perusahaan melihat kemungkinan ada perokok yang mulai tertarik menggunakan tembakau iris untuk dilinting. Tak lagi hanya dianggap sebagai kebiasaan kuno, melinting bagi konsumen tembakau di perkotaan dinilai unik.

"Kami memang tengah mempersiapkan produk baru di kuartal-III tahun ini yang bakal masuk ke ritel-ritel modern," sebut Djonny kepada Kontan.co.id, Selasa (14/1). Untuk itulah perusahaan getol memperluas pasar dalam negerinya dengan menjangkau daerah-daerah baru di setiap provinsi baik di pulau Sumatra, Kalimantan, serta Jawa. 

Untuk wilayah Kalimantan, ITIC akan fokus ke provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Alasannya, perusahaan baru menjangkau wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Sementara itu, untuk Sumatra, ITIC baru menjangkau Jambi dan Pekanbaru. 

Baca Juga: Garap pasar Taiwan 2020, Indonesian Tobacco (ITIC) targetkan ekspor tumbuh 20%

Djonny menambahkan, pihaknya juga akan memperluas pasar di Jawa. Alasannya, produk ITIC baru dijual di Jawa Tengah dan di sekitar Malang, Jawa Timur, Penjualan ini juga masih melalui perorangan dan dalam skala kecil.

Sedangkan untuk pasar ekspor, perusahaan baru saja mendapatkan pasar baru di Taiwan. Diperkirakan pada semester I-2020 ITIC sudah dapat mengekspor perdana tembakau iris ke negara tersebut.

Sebelumnya ITIC juga dikabarkan tengah memprospek pasar tembakau China dan India. Sedangkan beberapa negara yang telah ITIC lakukan pengeksporan ialah Malaysia, Singapura, Jepang dengan merek Pohon Sagu, Butterfly dan Papillon.




TERBARU

Close [X]
×