kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Industri butuh kepastian bahan baku garam


Kamis, 08 Maret 2018 / 23:19 WIB
ILUSTRASI. PANEN GARAM


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri memerlukan kepastian bahan baku garam untuk keberlangsungan proses produksi.

"Industri butuh kepastian dan kestabilan jumlah serta mutu garam," ujar Ketua Umum Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman Indonesia (AKLPI) , Yustinus Gunawan kepada KONTAN, Kamis (8/3).

Saat ini industri dinilai tidak dapat bergantung pada garam hasil produksi dalam negeri. Fluktuasi cuaca yang masih menjadi faktor utama dalam produksi dinilai masih membuat ketersediaan garam belum pasti.

Oleh karena itu pengembangan teknologi diperlukan dalam produksi garam di Indonesia. Selain itu pembukaan lahan pun diperlukan pada areal potensial untuk mendorong produksi.

"Dorong percepatan dan permudah industri garam nasional di Indonesia Timur," terang Yustinus.

Asal tahu saja, industri kaca tidak menggunakan garam sebagai bahan baku langsung. Industri kaca menggunakan bahan olahan dari garam.

Salah satu bahan baku kaca lembaran adalah soda abu. Bahan baku utama soda abu industri adalah garam industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×