kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.855   30,00   0,17%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Industri butuh kepastian bahan baku garam


Kamis, 08 Maret 2018 / 23:19 WIB
ILUSTRASI. PANEN GARAM


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri memerlukan kepastian bahan baku garam untuk keberlangsungan proses produksi.

"Industri butuh kepastian dan kestabilan jumlah serta mutu garam," ujar Ketua Umum Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman Indonesia (AKLPI) , Yustinus Gunawan kepada KONTAN, Kamis (8/3).

Saat ini industri dinilai tidak dapat bergantung pada garam hasil produksi dalam negeri. Fluktuasi cuaca yang masih menjadi faktor utama dalam produksi dinilai masih membuat ketersediaan garam belum pasti.

Oleh karena itu pengembangan teknologi diperlukan dalam produksi garam di Indonesia. Selain itu pembukaan lahan pun diperlukan pada areal potensial untuk mendorong produksi.

"Dorong percepatan dan permudah industri garam nasional di Indonesia Timur," terang Yustinus.

Asal tahu saja, industri kaca tidak menggunakan garam sebagai bahan baku langsung. Industri kaca menggunakan bahan olahan dari garam.

Salah satu bahan baku kaca lembaran adalah soda abu. Bahan baku utama soda abu industri adalah garam industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×