kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Industri keramik sambut baik penurunan harga gas


Kamis, 15 Oktober 2015 / 17:12 WIB


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Pelaku industri keramik menyambut baik rencana pemerintah menurunkan harga gas. Gas adalah salah satu bahan baku utama industri keramik, sehingga penurunan harga bisa meringankan beban produksi.

"Itu baik sekali ya, harga gas bisa turun," ujar Edy Sujanto, Direktur PT Arwana Citramulia tbk (ARNA), Kamis (15/10).

Menurutnya, pemakaian gas mengambil kontribusi 35% terhadap biaya total produksi keramik.

Meski demikian pihaknya juga meminta pemerintah memberi kepastian soal berapa besaran penurunan harga gas dan kapan harga tersebut diturunkan. "Iya sayangnya kami tidak tahu juga kapan harga gasnya turun, dan berapa besarannya," ujar Edy.

Ia mengatakan, harga gas idealnya bisa turun US$ 2,5 per mmbtu. "Biar sama dan kompetitif dengan negara tetangga seperti Thailand," ujar Edy.

Ia juga menyambut baik wacana paket kebijakan ekonomi yang memberikan diskon 30% untuk pemakaian listrik pukul 23.00 sampai 08.00 esok harinya.

"Keramik jalan 3 shift dalam 24 jam sehari. Diskon itu cukup memberikan keringanan. Namun sayangnya kenapa masih harus menunggu awal tahun depan? Padahal lebih cepat diterapkan bisa lebih baik," ujar Edy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×