kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.010   47,00   0,26%
  • IDX 5.801   105,92   1,86%
  • KOMPAS100 754   18,89   2,57%
  • LQ45 572   15,05   2,70%
  • ISSI 201   2,21   1,11%
  • IDX30 324   8,41   2,66%
  • IDXHIDIV20 398   9,17   2,36%
  • IDX80 86   2,13   2,56%
  • IDXV30 108   1,63   1,53%
  • IDXQ30 104   2,26   2,22%

Industri pengolahan ikan tunggu kenaikan produksi


Senin, 25 Oktober 2010 / 13:06 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA, Industri Pengolahan Ikan yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) menyatakan siap menampung produksi perikanan di dalam negeri terutama produksi udang, dan perikaan budidaya. "Karena saat ini kapasitas produksi kami baru 40%," jelas Thomas Darmawan, Ketua AP5I di Jakarta, Senin (25/10).

Thomas menyatakan, kondisi industri pengolahan saat ini kesulitan bahan baku untuk diproduksi sehingga dirinya sangat berharap agar produksi ikan benar-benar pulih dan bisa dipasok ke industri. Saat ini, perusahaan pengolahan harus mengeluarkan biaya tamabahan, karena produksi tidak berjalan normal.

"Saya saat ini berharap produksi bisa mengalami peningkatan terutama produksi ikan budidaya," jelas Thomas yang memiliki anggota yang berbasiskan pengolahan udang. Sebagian dari anggotanya juga sedang mengalihkan produk yang diolah ke udang menuju ikan lainnya seperti patin dan juga nila.

Sementara untuk produksi udang, Thomas pesimis akan sulit mengalami peningkatan karena ditimpa berbagai macam masalah diantara virus, kondisi tambak dan sebagainya. Sementara untuk perikanan budidaya, berpotensi mengalami peningkatan lebih tinggi. "Harapan kita adalah pada ikan budidaya," ungkap Thomas.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×