Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kehadiran Community Gateway Wamena yang diresmikan PT Telkom IndonesiaTbk (TLKM) bersama PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, menjadi langkah strategis memperkuat pemerataan konektivitas.
Community gateway itu sekaligus membuka peluang percepatan transformasi digital di kawasan timur Indonesia. Khususnya wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.
Community Gateway Wamena merupakan infrastruktur gateway satelit yang berfungsi sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Kehadirannya upaya TelkomGroup melalui Telkomsat dalam menghadirkan solusi konektivitas berbasis sovereign infrastructure yang andal, adaptif, dan berkelanjutan untuk mendukung pemerataan akses digital nasional.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayawijaya, Immanuel Herman Medlama menyampaikan, kehadiran Community Gateway Wamena bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur telekomunikasi, juga menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai sektor strategis di daerah.
"Infrastruktur ini bukan hanya menjadi pembangunan telekomunikasi semata, juga tonggak penting dalam mendukung pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemerintahan berbasis digital, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM,” ujar Herman, dalam rilis, Kamis (21/5).
Dukungan konektivitas yang lebih baik dan merata diyakini mampu membuka peluang baru bagi masyarakat di wilayah pegunungan Papua sekaligus memperkuat daya saing daerah melalui penguatan ekosistem digital yang inklusif.
Baca Juga: PGAS Teken Perjanjian Terkait Penyerapan LNG dan Gas dari Proyek Blok Masela
“Akses internet akan lebih baik, stabil, dan merata, serta dapat membuka peluang besar bagi masyarakat di wilayah pegunungan, sekaligus memperkuat ekosistem digital yang inklusif, meningkatkan daya saing daerah, dan menjadi fondasi percepatan transformasi digital” lanjutnya.
Salah satu penyedia layanan internet (ISP) di wilayah Papua, Papatel menilai, kehadiran infrastruktur ini akan memberikan dampak signifikan terhadap penguatan backbone konektivitas dan distribusi layanan internet di Papua Pegunungan.
"Kami melihat kehadiran infrastruktur ini akan sangat membantu penguatan ekosistem digital, khususnya melalui akses backbone yang lebih baik. Sehingga distribusi layanan internet dapat menjadi lebih optimal, stabil, dan menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit terlayani,” ungkap Direktur Utama Papatel, Donny Irfan Manullang.
Dengan teknologi satelit yang mampu menjangkau wilayah terpencil secara lebih cepat dan adaptif, kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi digital, peningkatan kualitas layanan publik. Serta percepatan transformasi digital masyarakat di wilayah timur Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













